Analisis Kinerja Teknis dan Biaya Produksi Paving Block dengan Subtitusi Agregat Halus Abu Hasil Pembakaran Limbah Popok Bayi dari TPS3R Resikplus Yogyakarta
Nabila Ainur Rohmah, Ni Nyoman Nepi Marleni, S.T., M.Sc., Ph.D
2025 | Skripsi | S1 TEKNIK INFRASTRUKTUR LINGKUNGAN
Limbah
popok bayi sekali pakai merupakan residu sulit terurai yang terus meningkat
seiring pertumbuhan penduduk, sementara kebutuhan akan material perkerasan
seperti paving block juga semakin tinggi.
Berangkat dari permasalahan tersebut, penelitian ini diformulasikan untuk mengevaluasi kinerja teknis serta
kelayakan biaya paving
block dengan substitusi agregat halus
menggunakan abu hasil pembakaran limbah popok bayi dari TPS3R Resikplus
Yogyakarta. Variasi substitusi yang digunakan yaitu 0%, 2%, 4%, 6%, 8%, dan 10% dari berat pasir, dengan
rasio semen:agregat halus 1:5 dan nilai Faktor Air Semen (FAS) 0,5. Penelitian
ini bertujuan menilai pengaruh
substitusi terhadap kuat tekan, ketahanan aus, daya serap air, korelasi antara
usia perawatan dengan
kuat tekan, serta hubungan
antara kadar abu dan kinerja
teknis, disertai analisis
biaya produksi.
Metode
penelitian dilakukan melalui pendekatan eksperimental di laboratorium. Tahapan
meliputi pengadaan dan pengujian karakteristik material, perencanaan campuran,
pembuatan dan perawatan benda uji menggunakan curing kain basah,
serta pengujian kuat tekan pada umur
7, 14, dan 28 hari, sedangkan ketahanan
aus dan daya serap air diuji pada umur 28 hari. Analisis statistik menggunakan uji outlier
Dixon untuk validasi data kuat tekan dan korelasi Spearman untuk menilai
hubungan antarvariabel teknis.
Selain itu, dilakukan perhitungan biaya produksi per meter persegi untuk
membandingkan kelayakan ekonominya dengan paving block konvensional.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kadar abu cenderung menurunkan kinerja teknis paving block. Kuat tekan tertinggi terdapat pada variasi 0% sebesar 31,95 MPa, sedangkan substitusi terbaik dalam campuran abu adalah 2?ngan kuat tekan 24,39 MPa. Korelasi menunjukkan hubungan negatif signifikan antara kadar abu dan kuat tekan, serta hubungan positif terhadap daya serap air. Biaya produksi paving block dengan substitusi 2% mencapai Rp 60.380/m², lebih tinggi 7% dibandingkan paving konvensional. Dengan demikian, substitusi abu popok hingga 2% dinilai layak secara teknis dan ekonomis untuk aplikasi Mutu D, sekaligus mendukung upaya pengurangan limbah popok di TPA.
Disposable baby diapers are a type of non-biodegradable waste that continues
to increase along with population growth, while the
demand for paving materials such as paving blocks is also increasing. Based on
these issues, this study was formulated to evaluate the technical performance
and cost feasibility of paving blocks with fine aggregate substitution using
ash from the incineration of baby diapers from TPS3R Resikplus Yogyakarta. The
substitution variations used were 0%, 2%, 4%, 6%, 8%, and 10% of the sand
weight, with a cement:fine aggregate ratio of 1:5 and a Cement Water Ratio
(CWR) of 0.5. This study aims to assess the effect of substitution on
compressive strength, abrasion resistance, water absorption, the correlation
between curing age and compressive strength, and the relationship between ash
content and technical performance, accompanied by a production cost analysis.
The
research method was conducted through an experimental approach in the
laboratory. The stages included procurement and testing of material
characteristics, mixture planning, manufacture and maintenance of test
specimens using wet curing cloth, and compressive strength testing
at 7, 14, and 28 days, while
abrasion resistance and water absorption were tested at 28
days. Statistical analysis used the Dixon outlier test to validate the
compressive strength data and Spearman's correlation to assess the relationship
between technical variables. In addition, the production cost per square meter
was calculated to compare its economic feasibility with conventional paving
blocks.
The results of the study indicate that an increase in ash content tends to reduce the technical performance of paving blocks. The highest compressive strength was found in the 0% variation at 31.95 MPa, while the best substitution in the ash mixture was 2% with a compressive strength of 24.39 MPa. The correlation shows a significant negative relationship between ash content and compressive strength, as well as a positive relationship with water absorption. The production cost of paving blocks with 2% substitution reached Rp 60,380/m², which is 7% higher than conventional paving. Thus, diaper ash substitution of up to 2% is considered technically and economically feasible for Quality D applications, while also supporting efforts to reduce diaper waste in landfills.
Kata Kunci : Kata kunci: Limbah Popok Bayi, Paving Block, Kinerja Teknis, Analisis Biaya, Substitusi Agregat Halus / Keywords: Baby Diaper Waste, Paving Blocks, Technical Performance, Cost Analysis, Fine Aggregate Substitution.