Pelepasan Ion Fosfat Resin Modified Glass Ionomer dan Enhanced Resin Modified Glass Ionomer dalam Simulated Body Fluid dengan Lama Perendaman 14, 21, 28 Hari
Tiara Cinta Terindah Budi Setiadi, Dr. drg. R. Tri Endra Untara, M.Kes., Sp.KG, Subsp. KR(K); drg. Iffah Mardhiyah, M.Biomed.
2025 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER GIGI
Resin-Modified Glass Ionomer (RMGI)
dan Enhanced Resin-Modified Glass Ionomer (ERMGI) merupakan
pengembangan dari bahan restorasi glass ionomer (GI) yang memiliki
kemampuan melepaskan ion fosfat. Pelepasan ion dari bahan restorasi dipengaruhi
oleh beberapa faktor, seperti lama perendaman, media perendaman, dan komposisi
material. Penelitian ini bertujuan mengetahui jumlah pelepasan ion fosfat pada
RMGI dan ERMGI selama 14 hari, 21 hari, dan 28 hari dalam Simulated Body Fluid
(SBF).
Penelitian eksperimental dilakukan
terhadap 48 spesimen yang terdiri atas kelompok RMGI (I) dan ERMGI (II)
berbentuk silinder berdiameter 15 mm dan ketebalan 1 mm. Spesimen dibedakan
kembali menjadi tiga subkelompok berdasarkan lama perendaman, yaitu 14 hari
(A), 21 hari (B), dan 28 hari (C). Spesimen direndam dalam 10 mL SBF dan
dilakukan pengukuran jumlah pelepasan ion fosfat menggunakan spektrofotometer
UV-Vis pada panjang gelombang 836 nm. Data dianalisis menggunakan SPSS dengan
tingkat kepercayaan 95% (?=0,05). Uji normalitas Shapiro-Wilk dan
homogenitas Levene’s menunjukkan data berdistribusi normal dan homogen
(p > 0,05) sehingga digunakan uji statistik parametrik Analisis Varian
(Anava) dua jalur dan dilanjutkan dengan uji Tukey’s Post Hoc.
Hasil uji Anava dua jalur menunjukkan bahwa jenis bahan restorasi dan lama perendaman berpengaruh signifikan terhadap pelepasan ion fosfat (p < 0>
Resin-Modified Glass Ionomer
(RMGI) and Enhanced Resin-Modified Glass Ionomer (ERMGI) are
developments of conventional glass ionomer (GI) restorative materials that
possess phosphate ion release capability. Ion release from restorative
materials is influenced by several factors, including immersion time, immersion
medium, and material composition. This study aimed to determine the amount of
phosphate ion release from RMGI and ERMGI after 14, 21, and 28 days of
immersion in Simulated Body Fluid (SBF).
An experimental study was conducted using
48 cylindrical specimens (15 mm in diameter and 1 mm in thickness), divided
into two main groups: RMGI (I) and ERMGI (II). Each group was further divided
into three subgroups based on the immersion duration—14 days (A), 21 days (B),
and 28 days (C). The specimens were immersed in 10 mL of SBF, and phosphate ion
release was measured using UV-Vis spectrophotometer at a wavelength of 836 nm.
Data were analyzed using SPSS with a 95% confidence level (?=0,05). The Shapiro-Wilk
and Levene's tests confirmed data normality and homogeneity (p > 0,05),
allowing further analysis using two-way ANOVA followed by Tukey's post hoc
test.
The two-way ANOVA revealed that the type of restorative material and immersion duration significantly affected phosphate ion release (p < 0>
Kata Kunci : ion fosfat, resin-modified glass ionomer, enhanced resin-modified glass ionomer, simulated body fluid, lama perendaman