Laporkan Masalah

Efektivitas pendidikan dan pelatihan dalam pengembangan sumber daya manusia aparatur :: Studi kasus di badan Pendidikan dan Pelatihan Departemen Dalam Negeri

BANGUN, Erna Martinelly, Prof.Dr. Miftah Thoha

2005 | Tesis | Magister Administrasi Publik

Pendidikan dan Pelatihan Aparatur sebagai bagian integral dari kebijkasanaan personil dalam pembinaan disamping sebagai sarana pembinaan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis, manajerial dan profesionalisme untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas, juga dimaksudkan sebagai sarana untuk memantapkan sikap mental aparatur. Untuk itu dalam rangka mengantisipasi kompleksitas tugas dan permasalahan yang dihadapi aparatur khususnya pada era otonomi daerah, diterapkan program Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) aparatur di lingkungan Departemen Dalam Negeri guna menopang strategi pembangunan yang bertumpu pada kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM). Berkaitan dengan hal itu, maka rumusan masalah penelitian adalah : 1. Bagaimana efektivitas penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan pada Badan Pendidikan dan Pelatihan Departemen Dalam Negeri; 2. Faktorfaktor yang mempengaruhi efektivitas penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa penyelenggaraan Diklat Departemen Dalam Negeri belum efektif atau belum tercapai sesuai harapan, hal ini ditandai dengan kondisi sebagai berikut :penyelenggaraan belum memenuhi persyaratan sesuai aturan yang telah ditetapkan; proses seleksi peserta diklat belum berjalan sebagimana mestinya; serta belum dijalankan analisis kebutuhan diklat secara konsisten. Sehubungan dengan kondisi tersebut, maka penulis merekomendasikan yaitu : tiap penyelenggaraan diklat harus melalui anilisis kebutuhan diklat ; proses seleksi terhadap setiap peserta diklat harus secara konsisten; penyelenggaraan diklat harus seaui dengan proses penyelenggaraannya yaitu: Pra diklat, In diklat, dan Pasca Diklat, serta memperhatikan jumlah peserta diklat yang efektif adalah berjumlah antara 30-40 orang. Tentunya agar rekomendasi tersebut dapat terlaksana dengan baik, maka diperlukan komunikasi yang baik antara pimpinan, pelaksana program dan penyelenggara serta adanya komitmen dan disposisi yang jelas, semangat dan dukungan nyata dari tiap pihak seryta perlunya SDM yang memadai untuk pelaksanaan penyelenggaraan diklat di Badan Pendidikan dan Pelatihan Departemen Dalam Negeri.

Training and education provided for personels (apparati) as integral part of personel supervisory policy and instruments are not only aimed to improve technical, managerial and profesionalism supporting successful task achievment, but also to strengthen personnels’ mental attitudes. To this end, in order to ancipate complex task and problems that personnels encounter, especially, in local autonomy era, training and education programs have been conduted for personnels among the Internal Affair Ministry to support Human Resources capabilities-based development strategies. In this regard, problems studied in the present thesis involved: 1. How effective training education were conducted in the Badan Diklat Departemen Dalam Negeri (Trarining and Education Agency of The Internal Affair Ministry); 2. What factors influenced the effectiveness of training and education programs. Results showed that training education programs in the Training and Education Agency of the Internal Affair Mininstry had not been categorized as effective or had not provided results as expected; this was indicated by following conditions; training and education programs had not fullfilled the expectation yet, i.e they insuficiently fullfilled some requirements stated in indvidual program; participant selection process had not implemented as required and need analysis of training education programs was inconsistenly performed. Related to this condition, the writer presented following recommendations, namely: training and education programs should be implemented in accordance with needs through training and education program need analysis: participants selection process should be consistenly performed; training and eduaction programs should be refer to implementation process, i.e., pre-, in-, and post-trianing and education programs, and consider the number of participants, meaning that effective training and education programs will involve 30 to 40 participants. Of course, in order to well implement such recommendations, good communication among leaders, program implementer and organizer, and clear commitment and disposition, real spirit and support from individual and sufficient resources to implement training and education programs within the Training and Education Agency of the Internal Affair Ministry are required.

Kata Kunci : Efektivitas Organisasi, Pengembangan Sumberdaya Manusia, Diklat Aparatur


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.