Laporkan Masalah

Interferensi Vokal Bahasa Dawan Dialek Amarasi Terhadap Pengucapan Bahasa Inggris

Maya Romanti Amtiran, Dr. Adi Sutrisno, M.A.

2025 | Tesis | S2 Linguistik

Interferensi fonologi merupakan proses perpindahan unsur-unsur bunyi dari bahasa pertama (L1) kedalam bunyi bahasa kedua (L2). Hal ini terjadi ketika inventaris bunyi yang ada dalam L1 berbeda dari inventaris bunyi yang ada pada L2. Semakin besar perbedaan fonologi L1 terhadap L2, peluang terjadinya interferensi semakin besar.  
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interferensi yang terjadi berdasarkan pergeseran nilai akustik F1 dan F2 vokal bahasa Inggris oleh penutur bahasa Dawan dialek Amarasi. Analisis interferensi ini dilakukan dalam dua tahap yang pertama menganalisis nilai akustik formant pertama dan formant kedua (F1 dan F2) dengan menggunakan software Praat sebagai alat bantu untuk melihat pola pergeseran setiap vokal. Selanjutnya menganalisis Jenis-jenis interferensi berdasarkan teori Weinreich. 
Hasil penelitian ini menujukan bahwa pergeseran vokal terjadi secara konsisten. Vokal depan cenderung bergeser ke belakang seperti vokal /i:/, /I/, /æ/. Vokal tinggi dan belakang cenderung bergeser lebih belakang seperti vokal /a:/, /o:/, /u:/ dan /U/. Vokal /u/ cenderung bergeser lebih rendah dan depan, vokal /e/ cenderung bergeser lebih tinggi dan depan. Interferensi under-differentiation terjadi pada vokal /i:/, /I/, /o:/, /a:/, /u:/ dan /U/ sehingga terjadinya penyatuan kategori. Selanjutnya interferensi reinterpretasi  terjadi pada vokal /æ/, /u/, dan /e/ karena vokal ini sangat dekat dan mirip dengan inventaris vokal yang ada dalam bahasa Dawan dialek Amarasi. Faktor  yang menyebabkan terjadinya interferensi adalah faktor perbedaan inventaris vokal, faktor perbedaan ortografis dan faktor gender .
 



Phonological interference refers to the transference of phonetic elements from the first language (L1) to the phonology of the second language (L2). This occurs when the phonetic inventory of the first language (L1) diverges from that of the second language (L2). A larger phonological disparity between L1 and L2 increases the likelihood of interference.
This study aims to analyzed interference shifts in the acoustic parameters of English vowel formants (F1 and F2) as produced by the speaker in Amarasi Dialect of Dawan language. the interference analysis was carried out two steps. The first steps examined the acoustic value of the first and the second formant (F1 and F2) used Praat software to analyzed the shifting pattern of each vowel. The second step examines the categories of interference according to Weinreich’s theory. 
The results of the investigation indicate that vowel shift occurs consistently. Front vowels tend to shift backwards, as observed in /i:/, /I/, and /æ/. High and back vowels tend to move further backward, such as /a:/, /o:/, /u:/ and /U/. The vowel /u/ tends to shift lower and more front, while /e/ tends to move higher and more front. Under-differentiation interference occurs in /i:/, I/, /o:/, /a:/, /u:/, and /U/, leading to category merger. Furthermore, reinterpretation interference is found in /æ/, /u/, and /e/, since these vowels are highly proximal and similar to the vowel inventory of Dawan language, Amarasi dialect. The factors that cause interference include: vowel inventory differences, orthographic differences and gender. 


Kata Kunci : interferensi vokal, formant F1-F2, vokal bahasa Inggris, penutur Dawan, dialek Amarasi

  1. S2-2025-513212-abstract.pdf  
  2. S2-2025-513212-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-513212-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-513212-title.pdf