ANALISIS INDIKATIF PENGARUH DUGAAN TRANSAKSI DANA JUDI ONLINE TERHADAP NON PERFORMING LOAN RUMAH TANGGA DARI BANK UMUM DI PULAU JAWA TAHUN 2020?2024
Aham Bagas Satrio Wicaksono, Dr. Anggi Rahajeng, S.E., M.Ec.
2025 | Tugas Akhir | D4 PEMBANGUNAN EKONOMI KEWILAYAHAN
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh indikatif dugaan transaksi dana judi online terhadap Non-Performing Loan (NPL) konsumsi rumah tangga dari bank umum di Pulau Jawa periode 2020-2024. Menggunakan metode regresi data panel dengan 30 observasi dari 6 provinsi, penelitian ini mengolah data sekunder dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Variabel penelitian terdiri dari dugaan dana judi online sebagai variabel independen yang diestimasi menggunakan metode alokasi proporsional dengan proxy data pinjaman online, dan NPL konsumsi rumah tangga sebagai variabel dependen. Hasil analisis menunjukkan bahwa dugaan dana judi online berpengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap NPL rumah tangga, mengindikasikan bahwa peningkatan aktivitas judi online berpotensi memperburuk kualitas kredit rumah tangga. Temuan ini membuktikan bahwa sebagian besar pendapatan rumah tangga yang seharusnya dialokasikan untuk pembayaran cicilan kredit justru terserap ke dalam aktivitas shadow economy yang tidak produktif. Penelitian ini memberikan kontribusi sebagai sistem peringatan awal bahwa fenomena judi online telah berkembang menjadi permasalahan ekonomi serius dengan potensi dampak sistemik terhadap stabilitas keuangan rumah tangga dan kesehatan sektor perbankan, sehingga memerlukan perhatian serius dari pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi pencegahan dan pengendalian yang lebih efektif.
This study aims to analyze the indicative effect of suspected online gambling fund transactions on household consumption Non-Performing Loans (NPL) from commercial banks in Java Island during the 2020-2024 period. Employing panel data regression method with 30 observations from 6 provinces, this research processes secondary data from the Financial Transaction Reports and Analysis Center (PPATK) and the Financial Services Authority (OJK). The research variables consist of suspected online gambling funds as the independent variable estimated using the proportional allocation method with online lending data as a proxy, and household consumption NPL as the dependent variable. The analysis results indicate that suspected online gambling funds have a positive and statistically significant effect on household NPL, suggesting that increased online gambling activity potentially deteriorates household credit quality. This finding demonstrates that a substantial portion of household income that should be allocated for credit installment payments is instead absorbed into unproductive shadow economy activities. This research contributes as an early warning system indicating that the online gambling phenomenon has evolved into a serious economic problem with potential systemic impacts on household financial stability and banking sector health, requiring serious attention from policymakers in formulating more effective prevention and control strategies.
Kata Kunci : judi online, non performing loan, kredit konsumsi rumah tangga, regresi data panel, stabilitas keuangan