Laporkan Masalah

Identifikasi potensi pajak dan retribusi daerah di Kabupaten Bengkalis

MAKMUR, Surya, Dr. Samsubar Saleh, MA

2005 | Tesis | Magister Administrasi Publik

Pemerintah Daerah Kabupaten sebagai suatu daerah otonom dalam melaksanakan pembangunannya dituntut kemampuannya untuk dapat membiayai kegiatan pembangunan dengan menggunakan dana yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena dengan semakin banyak kebutuhan daerah dapat dibiayai oleh pendapatan asli daerah, semakin mandiri dalam bidang keuangan daerahnya. Jenis PAD yang yang berpeluang ditingkatkan penerimaannya adalah Pajak dan retribusi daerah. Karena pajak dan retribusi daerah di Kabupaten Bengkalis belum digali secara optimal, maka perlu dikaji langkah-langkah untuk melihat sejauhmana potensi pajak dan retribusi daerah dapat dikembangkan dan ditingkatkan. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan analisis kuantitatif dan kualitatif yaitu dengan menganalisa data sekunder sedangkan data primer dengan tehnik wawancara digunakan untuk mencari strategi yang digunakan untuk meningkatkan pajak dan retribusi daerah. Hasil penelitian ini menunjukkan pertumbuhan dan kontribusi pajak dan retribusi daerah setiap tahun tidak stabil sehingga realisasi penerimaan maupun kontribusi kadang-kadang meningkat dan menurun secara tajam (berfluktuasi). Setelah pajak daerah diidentifikasi, maka diketahui pajak dan retribusi yang prima sebanyak 1(satu), potensial 1 (satu), berkembang 3 (tiga) dan 1(satu) terbelakang. Sedangkan retribusi daerah teridentifikasi prima 2 (dua), potensial 1 (satu), berkembang 1 (satu) dan 10 (sepuluh) terbelakang. Hasil penghitungan potensi retribusi bea cetak KTP dan Akta Catatan sipil menunjukkan nilai yang baru terealisasi sebesar 9,4 % sedangkan potensi yang belum digunakan sebesar 90,6 %. Realisasi pajak daerah pada tahun 2004 dan 2005 setelah dilakukan proyeksi ternyata menurun dari tahun sebelumnya dan akan menurun terus pada tahun selanjutnya karena taksiran tambahan pajak daerah menunjukkan slope negatif sebaliknya realisasi retribusi daerah penerimaannya meningkat karena taksiran tambahan retribusi setiap tahun menunjukkan slope positif. Strategi yang digunakan penulis dalam meningkatkan penerimaan pajak dan retribusi daerah adalah SWOT. Sedang rekomendasi penulis kepada Dispenda Kabupaten Bengkalis adalah: 1) Melakukan perhitungan potensi setiap jenis pajak dan retribusi daerah; 2) Melakukan sinergi antara Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Bengkalis melalui koordinasi dan komunikasi dalam meningkatkan pendapatan jenis pajak dan retribusi daerah; 3) Meningkatkan jenis pajak maupun retribusi yang tergolong berkembang dan terbelakang menjadi prima atau paling tidak potensial; 4) Mengoptimalkan realisasi pajak dan retribusi yang tergolong potensial; 5) mengadakan penelitian untuk meningkatkan PAD dengan melibatkan Pihak Universitas; 6) strategi yang perlu dilakukan adalah : memperluas cakupan pajak dan retribusi daerah, menggali jenis pajak dan retribusi daerah yang potensial, membina sikap mental,disiplin dan motivasi kerja pegawai, penyempurnaan/perubahan terhadap perda yang lama.

Regency government as an autonomy region in conducting their development must have an ability to be able to fund their government activities by using the money that comes from Region Pure Income (Pendapatan Asli Daerah/PAD). Because of the increasing of many region needs that can be fund by using region pure income, the region becomes more autonomy in their region economical. PAD that can be increased are taxes and retributions. Because the taxes and retributions in Bengkalis Regency have not been found optimally, then there should be some steps applied to increase them. This research uses descriptive method with quantitative and qualitative analysis. The primary data can be got from interview with society. The result of this research shows that taxes and retribution there are unstable. After identifying some things, it is found that there is only 1 potential, 3 developing, and one bad ones. From region retribution, it is found that there are 2 primary, 1 potential, and 10 bad ones. The realization of taxes in 2004 and 2005 are decreased from the year before. And it will be keep decreasing in the next year. This shows that there is positive slope. The strategy to increase tax income is by using SWOT. The writer suggest to Bengkalis Government to: (1) make calculation about their own potency; (2) make synergy between region government and Bengkalis government; (3) increase taxes and retributions; (4) make use of potential taxes; (5) do some research; (6) implement these strategies: to make the taxes scope wider, increase discipline and work motivation, and remake the old regulations.

Kata Kunci : Pembangunan Daerah, Pajak dan Retribusi Daerah, Bengkalis


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.