Infeksi Protozoa Usus Pada Balita Di Daerah Industri Pembuatan Tepung (Pati) Aren Di Desa Bendo - Daleman - Tulung - Klaten
Budi Darmoyo, Dra. Budi Mulyanmgsm Apt. MS ; Dr. Ernaningsih
1994 | Skripsi | S1 KEDOKTERANInfeksi protozoa usus merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting di negara sedang berkembang termasuk Indonesia, oleh karena itu perlu mendapat perhatian yang serius. Pada umumnya higiene dan sanitasi lingkungan yang buruk merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya infeksi protozoa usus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi infeksl protozoa usus pada balita di desa Bendo serta untuk mengetahui hubungan sntara lingkungan yang tercemar oleh limbah industri pembuatan tepung (pati) aren terhadap prevalensi infeksil protozoa usus pada anak balitanya. Dari hasil penelitian ini didapatkan untuk desa Bendo prevalensi infeksi E. histolytica sebesar 12,5% dan G. lamblia sebesar 257%. Prevalensi ini tinggi dibanding desa Cokro yang prevalensi infeksi E. histolytica sebesar 3,57% dan (. lamblia sebesar 3,57%, dan ternyata ada hubungan yang bermakna antara lingkungan desa Bendo yang tercemar ocleh limbah industri pembuatan tepung (pati) aren terhadap prevalensi infeksi protozoa usus pada anak balitanya (P = 0,005 ; p < 0,05). Dari hasil penelitian ini juga diketahui bahwa Higiene Sanitasi Perorangan ibu tidak mempengaruhi terjadinya infeksi protozoa usus pada anak balitanya (P = 0,158 ; p > 0,05), akan tetapi Higiene Sanitasi Perorangan ibu mengganggu secara positif artinya semakin Jjelek status Higiene Sanitasi Perorangan ibu semakin tinggi prevalensi infeksi protozoa usus pada anak balitanya. Oleh karena 1lingkungan mempengaruhi prevalensi infeksi protozoa usus maka perlu diadakan penyuluhan tentang kebersihan lingkungan dan pembuangan limbah industri pada tempatnya, serta tidak hanya Higiene Sanitasi Perorangan ibu saja yang mendapat perhatian tapi ibu juga diberi pengarahan dan penyuluhan tentang higiene dan sanitasi anak balitanya.
Kata Kunci : Infeksi protozoa usus, E. histolytica