Laporkan Masalah

Manajemen sampah :: Studi kasus pada Dinas Perkotaan Kota Tegal

CAHYANI, Siti, Dr. Yeremias T. Keban

2005 | Tesis | Magister Administrasi Publik

Ketertarikan penulis terhadap pengelolaan sampah di Kota Tegal yang diselenggarakan oleh Dinas Perkotaan karena disadari betul mengelola sampah di Kota Tegal merupakan persoalan yang tidak dapat dianggap remeh. Tegal yang dianggap sebagai ‘kota metropolis’ bagi wilayah sekitarnya memiliki konsekuensi pada jumlah kapasitas sampah yang dihasilkan. Persoalan ini menjadi semakin sulit karena kesadaran masyarakat yang masih rendah. Untuk itulah sejak tanggal 12 April 2004 dicanangkan slogan “Tegal keminclong moncer kotane” yang dimaksudkan untuk menumbuhkan semangat masyarakat Kota Tegal dalam menciptakan kota Tegal yang bersih (keminclong). Penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan manajemen sampah pada Dinas Perkotaan Kota Tegal. Secara khusus, penelitian ini juga ditujukan untuk mengetahui secara mendalam mengenai berbagai upaya Dinas Perkotaan dalam menerapkan fungsi-fungsi manajemen dalam pelayanan persampahan; mengetahui partisipasi masyarakat; serta mengetahui berbagai upaya Dinas Perkotaan Kota Tegal untuk menumbuhkan partisipasi masyarakat dalam rangka menciptakan kota yang bersih. Oleh karena bertujuan menggambarkan dan menjelaskan secara lengkap mengenai permasalahan yang diangkat dalam penelitian maka penelitian ini disebut sebagai bersifat deskriptif. Teknik wawancara mendalam dan pengamatan langsung digunakan dalam mengumpulkan data yang dibutuhkan. Akan tetapi, khusus untuk penggalian informasi dari petugas pelaksana kebersihan jalan dan lingkungan, dilakukan dengan cara focus group discussion karena lebih sesuai dengan kondisi informan (natural setting). Setelah melalui tahap analisis data, pada akhir penelitian diketahui bahwa upaya pencapaian tujuan pelayanan persampahan belum maksimal. Faktor penerapan fungsi-fungsi manajemen belum dilaksanakan sepenuhnya. karena keterbatasan staf. Sementara untuk faktor partisipasi masyarakat juga tampak masih kurang mendukung berbagai upaya yang dilakukan Dinas Perkotaan dalam mencapai tujuan pelayanan persampahan. Sebagai rekomendasi penulis, perlu penataan kembali staf Dinas Perkotaan seperti mengfungsikan kelompok jabatan fungsional (staf perencana, pengawas, dan penyuluh kebersihan). Sedangkan upaya sosialisasi perlu dilakukan terus menerus untuk menumbuhkan partisipasi masyarakat. Selain itu pengelolaan sampah yang terdesentralisasi juga direkomendasikan untuk mengatasi permasalahan sampah di tempat pembuangan akhir.

Writer’s interest to garbage management in Kota Tegal which is carried out by Dinas Perkotaan because realized correct manage garbage in Kota Tegal is represent the problem which cannot be assumed inconsequential. Kota Tegal which is considered to be ' metropolis town' for vinicity region own the consequence of yielded garbage capacities amount. This problem become difficult progressively because society awareness which still lower. To that's commencing from 12 April 2004 slogan cymbal " non irigated dry field of Keminclong moncer kotane" what is intended to grow the spirit of community of Kota Tegal in creating to be Tegal keminclong. This research is addressed for making the description of garbage management of Kota Tegal, this research is also ordered to know exhaustively hit various effort of Dinas Perkotaan in applying management function in garbage service; knowing society participation; and also know various effort of Dinas Perkotaan to grow the society participation in order to creating clean town Along of aim to depict and explicate to hit the problems lifted in research hence this research is conceived of to have the character of descriptive. circumstantial. Interview technique and direct observation are used in collecting data required. However, special for the dig of information from worker of hygiene executor walke and environmental, which done by focus group discussion because more as according to informan condition (natural setting). After throughing phase of analysing the data, by the end of research known that the effort of attainment of target of garbage service had not yet maximal. The management function factor of full uncommitted applying. because staff limitation. For a while the factor of participate the society also see still less support various effort of Dinas Perkotaan in reaching target of garbage service. As writer recommendation, need the settlement return the staff on Dinas Perkotaan as like the functional position group (planner staff, supervisor, and extension agent hygiene). While socialization effort require to be conducted continuously to grow the society participation. Others garbage management decentralized is also recommended to overcome the garbage problems in TPA.

Kata Kunci : Pelayanan Publik,Manajemen Sampah,Dinas Perkotaan, Garbage Management, Public Services


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.