Keterkaitan spasial dan fungsional terhadap kegiatan industri kerajinan gerabah dikelurahan Bumirejo kecamatan Lendah kabupaten Kulonprogo
Fitrin Kumala Tina, Dr. Agus Sutanto, M.Sc.
2008 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHSejauh ini, di Kabupaten Kulon Progo Usaha Kecil Menengah (UKM) terus berkembang dan tersebar di sejumlah kecamatan dan perdesaan namun ada juga industri terutama industri rumah tangga yang sulit untuk berkembang ataupun mempertahankan keberadaanya. Industri Gerabah di Kelurahan Bumirejo adalah sentra industri yang sulit untuk berkembang. Salah satu strategi penting yang dapat diterapkan dalam mengembangkan ekonomi perdesaan adalah memperkuat keterkaitan spasial (linkages) baik antar sektor maupun dalam sektor sendiri yaitu meliputi kaitan ke depan, kaitan kebelakang, kaitan inter sektor, kaitan vertikal dan kaitan horizontal. Selain itu karakteristik pengusaha dan struktur industri adalah kunci dasar bagi keberhasilan dari kegiatan industri di perdesaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakterisitik pengusaha dan strukttur industri gerabah serta sejauh mana keterkaitan spasial dan fungsional dari kegiatan industri kerajinan gerabah dan bagaimana dampak dari kegiatan industri gerabah tersebut terhadap perkembangan wilayah di daerah penelitian. Metode yang digunanakan adalah sensus seluruh responden yaitu pengusaha gerabah dengan menggunakan kuesioner dan indepth interview terhadap beberapa responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah skoring dengan menggunakan standar deviasi dan analisis deskriptif. Karakteristik pengusaha dan struktur industri kerajinan gerabah di klasifikasi menjadi tiga unit industri yaitu unit industri yang berkembang, kurang berkembang dan tidak berkembang. Dari klasifikasi unit industri tersebut dilihat sejauh mana keterkaitan spasial dan fungsionalnya. Namun ternyata tipe unit industri kurang berpengaruh terhadap kaitan spasial dan fungsional. Kegiatan industri gerabah tersebut mempunyai perkembangan sedang dan memberi kontribusi terbatas pada tingkat rumah tangga dan kurang mampu memberi kontribusi terhadap perkembangan wilayah di daerah penelitian.
So far, in Kulon Progo regency Small Medium Enterpreneurship (SME) always grows and spread over in a number of districts and countryside but there are also industry especially home industry was difficult to grow or maintains the existence. Gerabah Industry in Bumirejo sub-district is central industry which difficult to grow. One of applicable important strategy in growing countryside economy is strengthen spatial interrelationship (linkages) either hetween sectors and also in sector x'self that is covering forwards linkages, backward linkages, inter sector linkages, vertical linkages and horizontal linkages. Besides entrepreneur characteristic and industrial structure is base locking for success of rural industry activity. The objective of this research is to know entrepreneur characteristic and industrial structure of Gerabah and how far spatial and functional linkages from industrial activity of Gerabah and how impact of the Gerabah industrial activity to regional development in research area. Method applied is census of all responder that is Gerabah entrepreneur by using questionnaire and indepth interview to some responders. Data analytical technique applied is scoring by using deviation standard and descriptive analysis. Entrepreneur characteristic and industrial structure of Gerabah in classification becomes three business units that is growing industry unit, less to grow and doesn't grow. From classification of the business unit is seen how far the spatial and functional linkages. But simply unit type of industrial is unable to have an effect on to spatial and functional linkages. Gerabah industrial activity has medium development and giving contribution limited to level of household and indigent gives contribution to regional development in research area.
Kata Kunci : karakteristik pengusaha, struktur industri, keterkaitan ke depan dan ke belakang, keterkaitan inter sektor, keterkaitan vertikal dan horizontal,Entrepreneur characteristic, industrial structure, forwards linkages, backward linkages, inter sector linkages