Laporkan Masalah

Transformasi Leksikal Dalam Penerjemahan Kitab Klasik Ta'limu al Muta'allimi Tariqu at Ta'allumi dari Bahasa Arab ke dalam Bahasa Indonesia

Hana Nafisah, Dr. Hayatul Cholsy, M.Hum.

2025 | Tesis | S2 Linguistik

Salah satu tantangan  dalam menerjemahkan teks Arab klasik ke dalam bahasa Indoensia terletak pada unsur implisit yang terkandung dalam unsur leksikal bahasa Arab, baik dalam kata, frasa, klausa, ataupun kalimat. Penelitian ini membahas bentuk, fungsi, dan implikasi transformasi leksikal dalam penerjemahan kitab Ta’limu al Muta’allimi Tariqu at Ta’allumi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan metode padan translational. Data berupa kata, frasa, dan klausa yang diambil dari kitab Ta’limu al Muta’allimi Tariqu at Ta’allumi dan terjemahannya, kemudian dikomparatifkan untuk mengidentifikasi bentuk, fungsi, dan implikasi transformasi leksikal dari kitab Ta’limu al Muta’allimi Tariqu at Ta’allumi dan terjemahannya.

Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat tiga bentuk utama transformasi leksikal, yaitu penggantian, penambahan, dan pengurangan. Dari 567 data yang dianalisis, bentuk penggantian mendominasi dengan 295 data, diikuti penambahan sebanyak 209 data, dan pengurangan 63 data. Dominasi bentuk penggantian menunjukkan bahwa penerjemah lebih sering melakukan penyesuaian makna agar hasil terjemahan terdengar alami dan sesuai dengan konteks bahasa sasaran. Transformasi penambahan digunakan untuk memperjelas makna implisit, menyesuaikan norma kesantunan, serta menjaga koherensi teks, sedangkan transformasi pengurangan dilakukan untuk mengefisiensikan struktur kalimat tanpa menghilangkan makna utama.

Secara fungsional, transformasi leksikal berperan dalam menciptakan kesepadanan makna dan kealamian bahasa, memperjelas pesan tersirat, serta mengefektifkan susunan kalimat terjemahan. Adapun implikasinya terhadap teks hasil terjemahan adalah terciptanya gaya bahasa yang hidup, kaya informasi, namun tetap ringkas dan efektif. Dengan demikian, transformasi leksikal dalam penerjemahan Ta’limu al Muta’allimi Tariqu at Ta’allumi merupakan strategi linguistik yang menunjukkan kecermatan penerjemah dalam menyesuaikan perbedaan struktur dan budaya antara bahasa Arab dan bahasa Indonesia, sehingga makna, nilai moral, dan nuansa spiritual teks sumber tetap terjaga.

One of the challenges in translating classic Arabic text into Indonesian lies in the implicit element  contained within the Arabic lexical units, whether in words, phrases, clauses, or sentences. This research discusses the form, function, and implication of lexical transformation.  in the translation of the book Ta’limu al Muta’allimi Tariqu at Ta’allumi. This study employes a qualitative descriptive method using the the translational equivalence approach. The data consists of words, phrases, and clauses drawn from the book Ta’limu al Muta’allimi Tariqu at Ta’allumi and its Indonesian translation. These are then compared to identify the forms, functions, and implications of lexical transformation between the source text and the target text.

The analysis results indicate that there are three main forms of lexical transformation: replacement, addition, and reduction. Out of 567 analyzed data points, the replacement form dominates with 295 instances, followed by addition with 209 instances, and reduction with 63 instances. The dominance of replacement suggests that the translator frequently adjusted the meaning to ensure the translation sounds natural and aligns with the context of the target language. The addition transformation is used to clarify implicit meaning, adapt to politeness norms, and maintain textual coherence, while the reduction transformation is employed to streamline sentence structure without omitting the core meaning.

Functionally, lexical transformation plays a role in creating meaning equivalence and linguistic naturalness, clarifying the implied message, and making the translated sentence structure effective. The implication for the resulting translation text is the creation of a vivid language style, rich in information, yet remaining concise and effective. Thus, lexical transformation in the translation of Ta'limu al Muta’allimi Tariqu at Ta’allumi is a linguistic strategy that demonstrates the translator's diligence in adjusting to the structural and cultural differences between Arabic and Indonesian, thereby preserving the source text's meaning, moral values, and spiritual nuances.

 

Kata Kunci : transformasi leksikal, penerjemahan Arab-Indonesia, Ta’l?mu al Muta’allimi

  1. S2-2025-526250-abstract.pdf  
  2. S2-2025-526250-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-526250-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-526250-title.pdf