Laporkan Masalah

Pengaruh Perbedaan Jenis Aset pada Rumah Tangga Petani terhadap Capaian Pendidikan Anak di Indonesia

Susi Khurniati, Muhammad Ryan Sanjaya, S.E., M.Int.Dev.Ec., Ph.D.

2025 | Skripsi | ILMU EKONOMI

Angka penyelesaian pendidikan dasar dan menengah pertama di Indonesia telah meningkat. Namun, masih banyak anak yang belum bersekolah atau tidak mengakses layanan pendidikan, terutama karena perbedaan geografis dan sosial ekonomi di kalangan keluarga miskin dan pedesaan. Sebagian anak usia sekolah bahkan terpaksa bekerja untuk menambah pendapatan keluarga. Kepemilikan aset rumah tangga berpotensi meningkatkan kesejahteraan keluarga dan pada akhirnya mendukung pendidikan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perbedaan jenis aset rumah tangga terhadap capaian pendidikan anak, dengan fokus pada rumah tangga petani. Data yang digunakan berasal dari Indonesian Family Life Survey (IFLS) gelombang 4 (2007) dan gelombang 5 (2014). Analisis dilakukan dengan metode Hausman Taylor Instrumental Variable (HTIV) pada data panel rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aset pertanian berhubungan positif dengan capaian pendidikan anak. Indeks barang tahan lama tidak signifikan, tetapi televisi dan kendaraan memiliki efek positif. Selain itu, listrik dan air bersih juga meningkatkan capaian pendidikan anak. Temuan ini menegaskan bahwa aset pertanian mencerminkan kapasitas ekonomi rumah tangga, sementara infrastruktur dasar dan beberapa barang konsumsi tertentu turut mendukung proses belajar anak.

The completion rates of primary and junior secondary education in Indonesia have increased. However, many children still lack access to education, particularly due to geographical and socio-economic disparities in poor and rural households. Some school-age children are compelled to work to contribute to household income. Household asset ownership has the potential to improve family welfare and, in turn, support children’s education. This study aims to analyze the impact of different types of household assets on children's educational attainment, with a specific focus on farmer households. The analysis employs data from the Indonesian Family Life Survey (IFLS) wave 4 (2007) and wave 5 (2014) and applies the Hausman Taylor Instrumental Variable (HTIV) method to household panel data. The findings show that agricultural assets are positively associated with children’s educational attainment. While the overall index of household durables is not significant, ownership of televisions and vehicles shows a positive association. Access to electricity and clean water also contribute positively to children’s educational outcomes. These results suggest that agricultural assets represent an important component of household wealth, while basic infrastructure and certain consumption goods play a supportive role in enhancing children’s education.

Kata Kunci : aset rumah tangga, pendidikan anak, rumah tangga petani, data panel, Hausman Taylor IV

  1. S1-2025-441440-abstract.pdf  
  2. S1-2025-441440-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-441440-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-441440-title.pdf