Penerapan Asas Itikad Baik dan Upaya Penyelesaian Wanprestasi dalam Kontrak Jasa Konstruksi Pembangunan Ruang Kelas di SMP Negeri 2 Mlati Sleman
Nada Sarahita Widaya, Sa'ida Rusdiana, S.H., LL.M.
2026 | Skripsi | ILMU HUKUM
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penerapan asas itikad baik dalam wanprestasi pembangunan ruang kelas di SMP Negeri 2 Mlati serta mengetahui dan menganalisis upaya penyelesaian hukum dalam wanprestasi pembangunan ruang kelas di SMP Negeri 2 Mlati.
Penelitian ini berjenis normatif-empiris dan bersifat deskriptif. Bahan penelitian meliputi data primer dan data sekunder. Data primer didapatkan dari penelitian lapangan dengan melakukan wawancara kepada subjek penelitian. Data sekunder didapatkan dari penelitian kepustakaan dengan mempelajari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Cara pengumpulan data dalam penelitian kepustakaan menggunakan studi dokumen dan penelitian lapangan menggunakan cara wawancara responden penelitian. Alat pengumpulan data dilakukan dengan pedoman wawancara dan analisis data dilakukan secara kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa asas itikad baik tidak diterapkan oleh CV Sumber Makmur karena tidak melakukan perhitungan pembangunan secara matang dan menyebabkan proyek pembangunan di SMP Negeri 2 Mlati menjadi mangkrak, namun itikad baik telah diterapkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman selaku pengguna jasa. Kasus wanprestasi ini diselesaikan dengan penyelesaian non0litigasi yakni pemutusan kontrak, memasukkan CV Sumber Makmur selaku penyedia ke dalam daftar hitam (blacklist) nasional, dan pencairan jaminan pelaksanaan senilai Rp53,949,800,- dimasukkan ke dalam kas daerah.
This research is normative-empirical in type and descriptive in nature. Research materials include secondary data and primary data. Primary data was obtained from field research by conducting interviews with research subjects. Secondary data was obtained from library research by studying primary, secondary, and tertiary legal materials. This method of data collection in library research uses document study, and field research uses interviews with research respondents. Data collection tools were implemented using interviews guidelines, and data analysis was conducted qualitatively.
This research results show that the principle of good faith was not applied by CV Sumber Makmur because it did not carry out a proper calculation of the construction work, which resulted in the development project at SMP Negeri 2 Mlati being abandoned. However, good faith was implemented by Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman as the service user. This breach of contract case concluded with a non-litigation settlement, namely termination of the contract, the inclusion of CV Sumber Makmur as the service provider on the national blacklist, and the disbursement of the perfomance bond amounting to Rp53.949.800,- which was deposited into the regional treasury.
Kata Kunci : Asas Itikad Baik, Wanprestasi, Kontrak Kerja Konstruksi, Pengadaan Pemerintah