Analisis kinerja organisasi publik dalam pelayanan kesejahteraan sosial :: Studi pada Unit Pelaksana Teknis Dinas Panti Sosial Meuligoe Jroh Naguna Banda Aceh
ARCA, Daniel, Dr. Yeremias T. Keban
2004 | Tesis | Magister Administrasi PublikMasalah kesejahteraan sosial adalah masalah manusia dan lingkungan sosialnya dengan segala kompleksitas dan implikasinya yang memiliki kekhususan ciri sasaran garapan dan penanganan tersendiri. Munculnya berbagai macam permasalahan sosial tersebut sebagai dampak dari kegiatan pembangunan nasional, harus mendapatkan perhatian dan penanganan yang sangat serius dari pihak pemerintah dan masyarakat, salah satunya permasalahan kesejahteraan sosial anak terlantar putus sekolah yang menduduki peringkat kedua dengan jumlah 65.500 jiwa (lihat tabel.1). Unit Pelaksana Teknis Dinas Panti Sosial Meuligoe Jroh Naguna merupakan unsur pelaksana pelayanan kesejahateraan sosial bagi anak terlantar putus sekolah guna penumbuhan dan pengembangan keterampilan sosial dan keterampilan kerja sehingga anak dapat melaksanakan fungsi sosialnya sebagai anggota masyarakat yang terampil dan aktif berpartisipasi secara produktif. Penelitian ini dilakukan di Unit Pelaksana Teknis Dinas Panti Sosial Meuligoe Jroh Naguna Banda Aceh, dengan tujuan menganalisis kinerja organisasi serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya, melalui pendekatan teori kinerja serta Metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode penelitian deskriptif , dengan teknik dokumentasi, observasi dan wawancara. Dalam memperoleh sumber data dalam penelitian ini yaitu Pejabat Esselon III (Kepala UPTD Panti Sosial Meuligoe Jroh Naguna), Pejabat Essolon IV (Kepala seksi), dan para pegawai Kantor Unit Pelaksana Teknis Dinas Panti Sosial Meuligoe Jroh Naguna Banda Aceh. Analisis Kinerja Organisasi pada Unit Pelaksana Teknis Dinas Panti Sosial Meuligoe Jroh Naguna Banda Aceh dapat penulis simpulkan masih rendah, dengan memperhatikan hal-hal berikut ; Tingkat Pendidikan fomal pegawai yang masih rendah ; Kurang Tenaga Teknis, Rendahnya tanggung jawab kerja ; Manajemen Pengaturan dan penempatan pegawai haruslah berdasarkan kemampuan dan keahlian yang dimiliki. Saran-saran yang dapat penulis ajukan dalam penelitian ini adalah Peningkatan pegawai yang ada dengan melibatkan atau mengikutsertakan mereka dalam pelbagai pendidikan dan latihan yang menunjang pelayanan kesejahteraan sosial, baik itu Diklat-diklat teknis ataupun diklat-diklat struktural yang berkaitan dengan program kegiatan UPTD Panti Sosial Meuligoe Jroh Naguna Banda Aceh. Melakukan evalusi kerja setiap pegawai yang terlibat dalam program Bimbingan Sosial dan Latihan keterampilan, agar output yang dihasilkan menunjukkan hasil terhadap kualitas siswa yang merupakan lulusannya.
Social welfare issue is a human beings issue and its social environmental with all complexities and the implications which has a special characteristic on discussion target and its own solving. The appearance of various social issues which cause on national development activities have to be focused and handled very seriously from government and community, one of the issues is the social welfare of school drop out children which is taken the second position by 65.500 people (see,table.1). A Social Shelter Meuligoe Jroh Naguna as a technical application unit, is a social welfare service does for drop out children in order to develop their social skills and working vocationalities, so that they would be able to do their social functions as community members which are skillful and able to participate productively in communities. This research study was conducted in the Social Shelter Meuligoe Jroh Naguna in Banda Aceh which aimed to analyse the organization achieve approach. The research method used by the writer is descriptive research method with documentation, observation and interview techniques. In finding the data of this research were the third level staff position (the head of The Social Shelter Meuligoe Jroh Naguna), the fourth level staff position (Section chairman) and the officers position of the Social Shelter Meuligoe Jroh Naguna Banda Aceh). The analysis of Meuligoe Jroh Naguna Social Shelter achievment, the writer concluded that there were skill low by paying attention on the following indications : Formal education level of the staff are low; The lack of technical staff; The lack of duty responsibities; Organising management and the officers placement have to based on the abilities and skills of them. The recommedations of the writer in this research are the developing of staff by involving or participating them in any kinds of education and training which could support the social welfare services whether technical trainings or structural trainings which closely related with programs of The Social Shelter Meuligoe Jroh Naguna Banda Aceh. Doing the evaluation on any staff who involve in social counselling program and skill trainings in order that the output which will be resulted show the improving on the students’ quality graduation.
Kata Kunci : Kinerja Organisasi, Pelayanan Kesra, Dinas Sosial