Distribusi Virus Pada Nyamuk Aedes aegypti Yang Telah Diinfeksi Virus Dengue-1 Per Oral
Yudanti Riastiti , Dr. dr. Sutaryo, DSAK; drh. Siti Rahmah Umniyati, SU
1998 | Skripsi | S1 KEDOKTERANInfeksi virus dengue merupakan penyebab penyakit demam berdarah, yaitu penvakit yang mempunyai manifestasi ringan, sedang, bahkan dapat menyebabkan kematian. Di Indonesia penyakit ini merupakan masalah yang perlu penanganan secara serius karena insidensinya yang semakin meningkat dan distribusinya yang semakin meluas karena penularannya yang cepat. Penularan penyakit ini melalui gigitan nyamuk 4edes aegypti yang telah terinfeksi dengan virus dengue. Penelitian imi bertujuan untuk mengetahui distribusi virus D-1 pada organ-organ nyamuk Adedes aegypti yang telah diinfeksi virus dengue-1 per oral dengan masa inkubasi 12 hari. Dalam penelitian ini digunakan nyamuk Aedes aegypti betina vang terdiri dari 2 kelompok yaitu kelompok non infektif dan kelompok infektif dengan masa inkubasi 12 hari. Masing-masing kelompok terdiri dari 8 ekor nyamuk dan dibuat sediaan irisan jaringan metode parafin sebanyak 3 irisan. Masing masing irisan diwarmai dengan metode immuno-histokimia srtreptovidin-biotin-komplek menggunakan larutan BSA 5% sebagai kontrol reagen, antibodi primer AbM atau HMAF. Adanya antigen (virus) ditunjukan dengan adanya warna merah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa AbM 4E10 dan HMAF dapat digunakan untuk mendeteksi adanya virus dengan sensitivitas HMAF lebih tinggi daripada AbM 4E10 dan pada masa inkubasi 12 hari virus D-1 telah terdistribusi di lambung, ovarium dan otak.
Kata Kunci : dengue virus, Aedes aegypti