ESTIMASI DAN EVALUASI SPASIAL TOTAL SUSPENDED SOLIDS (TSS) BERBASIS CITRA SENTINEL-2 DENGAN PERBANDINGAN KINERJA MODEL EMPIRIS LOG (R/G) RANDOM FOREST (RF) DAN CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK (CNN)
ENGGAR PRABAWATI, Dr.Ir.Bambang Kun Cahyono,S., M.Sc.IPU.
2025 | Tesis | S2 Teknik Geomatika
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan sedimentasi, yang dipantau menggunakan parameter kualitas air Total Suspended Solids (TSS) sebagai indikator utama beban sedimen tersuspensi. Salah satu waduk yang terdampak adalah Waduk Sempor di Kabupaten Kebumen, yang memiliki peran penting sebagai penyediaan air irigasi, pembangkit listrik tenaga air (PLTA), dan pariwisata bagi wilayah sekitarnya. Kapasitas tampungan Waduk Sempor terus menuru akibat proses sedimentasi yang berlangsung secara berkelanjutan. Kondisi tersebut mendorong perlunya pemantauan TSS secara spasial untuk mendukung pengelolaan sedimentasi di Waduk Sempor. Studi ini memanfaatkan citra Sentinel-2 dan pembelajaran mesin untuk memprediksi TSS pada titik yang sama menggunakan tiga pendekatan yaitu model empiris log(R/G), Random Forest (RF), dan Convolutional Neural Network (CNN).
Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan kombinasi data lapangan dan penginderaan jauh. Data yang digunakan terdiri dari TSS hasil pengukuran lapangan dan data berbasis penginderaan jauh yang meliputi reflektansi citra Sentinel-2, indeks spektral (NDVI, NDWI, log(R/G), NDTI), serta variabel lingkungan seperti kemiringan lereng (Slope) dan tutupan lahan (LULC). Seluruh parameter tersebut digunakan sebagai data masukan model untuk memprediksi TSS. Pengolahan data dilakukan di Google Earth Engine (GEE), Python di Google Colab, dan QGIS. Kinerja model dievaluasi menggunakan matriks evaluasi berupa Root Mean Square Error (RMSE ), Mean Absolute Error (MAE), dan koefisien determinasi (R²). Model terbaik kemudian digunakan untuk memprediksi nilai TSS pada seluruh area permukaan Waduk Sempor.
Hasil prediksi TSS menunjukkan bahwa model empiris hanya mampu menjelaskan sekitar 3% variasi data dan menghasilkan peta dengan nilai TSS yang relatif homogen karena rentang prediksi yang sempit. Metode Random Forest (RF) memberikan kinerja terbaik dengan menjelaskan sekitar 84% variasi dan menghasilkan pola sebaran TSS yang paling mendekati hasil pengukuran lapangan. Sementara itu, Convolutional Neural Network (CNN) menjelaskan sekitar 65% variasi dan mampu menampilkan gradien TSS yang lebih rinci, namun cenderung memperluas area dengan nilai TSS tinggi dibandingkan dua metode lainnya. Dengan demikian, di antara ketiga metode yang diuji, Random Forest (RF) memberikan kinerja terbaik dalam memprediksi TSS dengan nilai akurasi sekitar 84%.
Kata Kunci : Total Suspended Solids (TSS), Waduk Sempor, Sentinel-2, Random Forest, Convolutional Neural Network.Empiris log (R/G)