Translator's Subjectivity in Rendering English Verbal Humor: Exploring Subtitling Strategies in the Indonesian Subtitles of Hasan Minhaj: Off with His Head
Wiendyazkia Nur Ariffa, Dr. Adi Sutrisno, M.A.
2025 | Tesis | S2 Linguistik
Kerumitan penerjemahan audiovisual (AVT) atau secara spesifik merujuk pada penerjemahan takarir acara komedi tunggal memerlukan penyesuaian dan ketelitian mendalam akan batasan linguistik serta nuansa kebudayaan yang menyelimutinya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang menyelidiki hambatan unik dalam menyusun takarir humor lintas budaya dengan fokus pada takarir Indonesia untuk spesial komedi Netflix 2024, Hasan Minhaj: Off with His Head. Data dikumpulkan melalui pengamatan dan transkripsi humor verbal, dengan membandingkan teks sumber bahasa Inggris dengan takarir Indonesia untuk membantu interpretasi konteks. Analisis berfokus pada pengaruh dan cerminan subjektivitas penerjemah dalam terjemahan, terutama dalam takarir humor yang kompleks dan bergantung pada budaya, yang diklasifikasikan berdasarkan teknik humor Berger. Menggunakan strategi takarir Gottlieb dan didasarkan pada prinsip-prinsip kognitif Teori Relevansi (RT), temuan menunjukkan bahwa meskipun strategi transfer umum digunakan, mediasi humor kompleks bergantung secara kritis pada penilaian subjektif penerjemah. Subjektivitas ini tercermin dalam penerapan strategi pada penyusunan takarir, sebagai contoh parafrase (paraphrasing) dan penghapusan (deletion) yang menunjukkan adanya pertimbangan untuk mematuhi keseimbangan optimal RT: memaksimalkan humor yang diterima sambil meminimalkan upaya pemrosesan yang diperlukan oleh penonton Indonesia. Pada akhirnya, penelitian ini menegaskan bahwa subjektivitas penerjemah, yang didorong oleh kemampuan linguistik dan kesadaran budaya, merupakan faktor penentu dalam menjembatani kesenjangan budaya dan mempertahankan efek humor dalam AVT.
Audiovisual translation (AVT), especially translating subtitles for stand-up comedy shows, is highly complex. It requires precise adjustments to both linguistic limitations and cultural nuances. This study uses a qualitative research method to examine unique obstacles in crafting cross-cultural humor subtitles. It focuses on Indonesian subtitles for the 2024 Netflix comedy special, Hasan Minhaj: Off with His Head. Data comes from observing and transcribing verbal humor, and by comparing the English source with the Indonesian subtitles to aid contextual interpretation. The analysis examines how the translator's subjectivity influences the translation, especially with complex and culture-dependent humor. Humorous subtitles are classified using Berger's humor techniques. The study applies Gottlieb's subtitling strategy and draws on cognitive principles from Relevance Theory (RT). Findings show that general transfer strategies are used, but conveying complex humor critically depends on the translator's subjective judgment. This subjectivity appears in strategies like paraphrasing and deletion. Such strategies balance RT’s aim to maximize received humor while minimizing processing effort for Indonesian viewers. In conclusion, the translator's subjectivity, shaped by linguistic skill and cultural awareness, is key to bridging cultural gaps and preserving humor in AVT.
Kata Kunci : translator subjectivity, subtitling strategies, humor translation, relevance theory