Laporkan Masalah

Efektivitas organisasi Badan Pengawas Daerah Provinsi Bali

ARTANA, I Putu Dikrit, Prof.Dr. Warsito Utomo

2005 | Tesis | Magister Administrasi Publik

Analisis terhadap efektivitas lembaga pengawasan pemerintah sampai saat ini menjadi sangat penting, karena memiliki nilai yang sangat strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan. Badan Pengawas Daerah Provinsi Bali mempunyai tugas membantu Gubernur dalam penyelenggaraan pemerintahan dibidang pengawasan. Pengukuran Efetivitas organisasi dapat diterjemahkan sebagai suatu kegiatan evaluasi yang menilai kegagalan dan keberhasilan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi yang diemban organisasi. Disisi lain pengukuran kegagalan dan keberhasilan instansi pemerintah dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya sulit dilakukan secara obyektif, disebabkan karena suatu pengukuran Efektivitas dapat menginformasikan tingkat keberhasilan secara obyektif dan terukur dari pelaksanaan program dan kegiatan suatu instansi pemerintah. Namun keberadaannya masih belum mampu melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari penyelesaian sejumlah kasus yang berindikasi merugikan keuangan negara/daerah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas organisasi Badan Pengawas Daerah Propinsi Bali. Disamping itu juga untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas organisasi Badan Pengawas Daerah Propinsi Bali. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diolah dari hasil pengamatan serta wawancara dengan pegawai/staf pada Badan Pengawas Derah Provinsi Bali, serta dilakukan wawancara dengan pihak-pihak yang terkait dengan Tugas Pokok dan fungsi Badan Pengawas Daerah Provinsi Bali. Sedangkan data sekunder diperoleh dari Sekretariat Badan Pengawas Daerah Provinsi Bali. Unit analisis dalam penelitian ini adalah Badan Pengawas Daerah Provinsi Bali sebagai suatu organisasi. Adapun variabel dalam penelitian ini adalah Efektivitas sebagai variabel dependen, kepemimpinan, sumber daya manusia, lingkungan kerja dan pengawasan sebagai variabel independen. Secara teoritis hubungan logika variabel tersebut adalah kepemimpinan yang baik, sumber daya manusia yang berkualitas, lingkungan kerja yang kondusif dan moral etika pengawasan yang baik akan menciptakan efektivitas organisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Efektivitas organisasi pada Badan Pengawas Daerah Provinsi Bali masih rendah. Hal ini dapat dilihat dari indikator Produktivitas, Fleksibilitas/Kemampuan Menyesuaikan diri dan Kepuasan Kerja. Penelitian ini juga menunjukkan faktor kepemimpinan, sumber daya manusia, lingkungan kerja dan pengawasan sangat berpengaruh terhadap Efektivitas organisasi Badan Pengawas Daerah Provinsi Bali. Untuk meningkatkan Efektivitas organisasi Badan Pengawas Daerah Provinsi Bali saran yang dapat disampaikan adalah;1) Melaksanakan pendidikan dan pelatihan dibidang pengawasan kepada seluruh aparaturnya, 2) Penurunan Efektivitas yang bersumber dari penurunan motivasi kerja pimpinan harus dihindarkan. 3) Pembenahan sumber daya manusia perlu dilakukan dengan melakukan intervensi melalui kegiatan yaitu : Menambah jumlah pegawai dengan keahlian yang diperlukan, Melakukan pelatihan pengawasan yang lebih intensif dan tidak melakukan mutasi/pengisian jabatan struktural dari luar unit organisasi tanpa melalui usul dari Badan Pengawas Daerah Provinsi Bali.

The analysis on the effectiveness of govermental monitoring institution up to know becomes very important because it has very strategic value in the governmental implementation. Bali Province Local Monitoring Institution has task to help the Governor in implementing in the governance in monitoring side. The organizational effectiveness measurement can be translated as an evaluation activity assessing the failure dan the succes of the main task implementation and the function of the organization. On the other hand, the governmental institution’s failure and success measurement in running its main tasks and functions hard to carry out objectively because an effectiveness measurement can inform the success level objectively and structurally from the program implementation and the activities of a governmental institution. But its existence is still not able to implement its task and function well. This can be seen from the completion of a number of cases indicated as unbeneficial for country/ local finance. The research goals were to know an organisation effectiveness of Bali Province Local Monitoring Institution. Beside that, it was also to know an factors which influenced on the organisation effectiveness of Bali Province Local Monitoring Institution. The data used in this study was primary and secondary data. Primary data was processed from observation and interviewed with the employee/staff in Bali Province Local Monitoring Institution, and interviewed with the parties related to the main task and function of Bali Province Local Monitoring Institution. While, the secondary data was obtained from the Secretariat of Bali Province Local Monitoring Institution. The analysis unit in this study was the Bali Province Local Monitoring Institution as an organization. The variables in this study were effectiveness as dependent variable, leadership, human resource, working environment and monitoring as independent variables. At theoreticaly, the variables logical relation was a good leadership, qualified human resources, condusive working environmental and good monitoring could create the organizational effectiveness. The method used in this study was descriptivequalitative method. The result of this study showed that the organizational effectiveness in Bali Province Local Monitoring Institution was still low. This can be seen from the productivity indicator, flexibility/ ability to assimilate, working environtment and monitoring could effect the organizational effectiveness of Bali Province Local Monitoring Institution. To increase the effectiveness of Bali Province Local Monitoring Institution was suggested 1) implement education and training in monitoring to all officers, 2) effectiveness reduction resulting from the reduction of leader working motivation has to be avoided, 3) the adjustment of human resources has to be carried out by intervention through the activities of more intensive monitoring and not carrying out mutation/ fulfillment of structural position from outside organization unit without passing the agrrement of Bali Province Local Monitoring Institution.

Kata Kunci : Efektivitas Organisasi,Bapeda


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.