Laporkan Masalah

Analyzing the Gender Wage Gap: The Case of Prakerja Card Program in Indonesia

Evy Sulistiyawaty, Prof. Ichihashi Masaru

2025 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan

Kesenjangan upah berdasarkan gender masih menjadi isu yang terus berlanjut di pasar tenaga kerja Indonesia. Pekerja perempuan secara konsisten menerima upah yang lebih rendah daripada pekerja laki-laki. Studi ini menganalisis kesenjangan upah berdasarkan gender di Indonesia, dengan fokus pada program Kartu Prakerja sebagai pelatihan yang disponsori pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia. Dengan menggunakan data Survei Angkatan Kerja Nasional Indonesia antara tahun 2020- 2024, dekomposisi Blinder-Oaxaca dan Propensity Score Matching untuk menganalisis kesenjangan upah antara pekerja laki-laki dan perempuan, serta antara peserta dan non-peserta program Kartu Prakerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenjangan upah berdasarkan gender masih substansial, dengan pekerja laki-laki berpenghasilan jauh lebih tinggi daripada pekerja perempuan. Kesenjangan ini sebagian besar didorong oleh faktor-faktor yang tidak dapat dijelaskan. Partisipasi program Kartu Prakerja memiliki efek negatif dan signifikan secara statistik terhadap upah di semua kelompok, dengan peserta perempuan mengalami penurunan upah yang lebih besar daripada laki-laki. 

Gender wage gap remains a persistent issue in Indonesia’s labor market. Female workers consistently have lower wage than male workers. This study analyzes the gender wage gap in Indonesia, with a focus on the Prakerja card program as a government-sponsored training initiative aimed at enhancing human capital. Using pooled cross-sectional data from the Indonesia’s National Labor Force Survey between 2020-2024, this study employs Blinder-Oaxaca decomposition and Propensity Score Matching to examine wage gap between male and female workers, as well as between Prakerja card program participants and non-participants. The results show that the gender wage gap remains substantial, with male workers earning significantly more than female workers. The gap is largely driven by unexplained factors. Furthermore, Prakerja card program participation has a negative and statistically significant effect on wages across all groups, with female participants experiencing a larger wage reduction than males.

Kata Kunci : Gender wage gap, Prakerja card program, Blinder-Oaxaca decomposition, Wage Distribution, Propensity Score Matching.

  1. S2-2025-512483-abstract.pdf  
  2. S2-2025-512483-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-512483-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-512483-title.pdf