Laporkan Masalah

Strategi peningkatan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Simalungun :: Studi kasus Dinas Pendapatan Kabupaten Simalungun

SIRAIT, Budi Susilawati, Dr. Yeremias T. Keban

2004 | Tesis | Magister Administrasi Publik

Pemberlakuan UU Nomor 22 tahun 1999 dan UU Nomor 25 Tahun 1999, telah memberikan kewenangan yang sangat besar kepada daerah untuk mengurus dan mengatur rumah tangganya serta mengelola keuangan daerahnya. Untuk mendukung kewenangan tersebut diperlukan penggalian sumber-sumber pembiayaan pemerintah daerah yang dapat diwujudkan secara nyata dan bertanggung jawab. Berhubung kontribusi PBB di Kabupaten Simalungun lebih besar dibandingkan dengan kontribusi PAD dan dalam pencapaian target PBB yang belum maksimal, untuk itu perlu adanya strategi-strategi tertentu agar peningkatan penerimaan PBB di Kabupaten Simalungun dapat lebih baik. Penelitian ini berjudul “Strategi Peningkatan Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Simalungun”, dimaksudkan untuk mengindentifikasi faktor-faktor baik internal maupun eksternal yang mempengaruhi penerimaan PBB dan strategi-strategi yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan penerimaan PBB di Kabupaten Simalungun. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berguna sebagai bahan masukan dan pertimbangan Dinas Pendapatan Kabupaten Simalungun dalam meningkatkan penerimaan PBB di Kabupaten Simalungun. Berdasarkan analisis lingkungan strategis (SWOT) Dinas Pendapatan Kabupaten Simalungun dapat diidentifikasi 21 faktor yang mempengaruhi penerimaan PBB meliputi 4 faktor Kekuatan (Strength), 6 faktor Kelemahan (Weakness), 6 Peluang (Opportunities) dan 5 Ancaman (Threats). Setelah dilakukan tinjauan kritis terhadap faktor-faktor tersebut, berhasil diidentifikasi sebanyak 7 isu strategis sebagai antara lain : (1) meningkatkan intensifikasi PBB, (2) melakukan koordinasi pendataan terhadap potensi PBB, (3) meningkatkan koordinasi antar instansi terkait, (4) peremajaan data PBB, (5) penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, (6) meningkatkan SDM pegawai dan (7) komputerisasi PBB. Strategi yang direkomendasikan untuk meningkatkan penerimaan PBB di Kabupaten Simalungun adalah : pertama, Strategi Peningkatan SDM Pegawai dengan fokus utama untuk mendapatkan/menghasilkan SDM yang profesional dan memiliki kemampuan manajerial dan teknis melalui pemberian kesempatan untuk mengikuti pendidikan formal, Diklat Struktural, fungsional dan Teknis dan melalui peningkatan kesejahteraan pegawai, kedua, Strategi Komputerisasi PBB, dengan fokus utama pengadaan komputerisasi PBB, merencanakan program dan rencana kerja komputerisasi PBB dan pembentukan TIM komputerisasi, ketiga, Strategi meningkatkan Intensifikasi PBB dengan fokus utama melalui penyuluhan kepada wajib pajak, pemberian hadiah kepada Kecamatan/Nagori/Kelurahan yang mencapai target, dan penerapan sanksi yang tegas tanpa pandang bulu, keempat, Strategi Koordinasi terhadap pendataan potensi PBB dengan fokus utama untuk mewujudkan penerimaan PBB yang sesungguhnya melalui pendataan coverate ratio, peremajaan data, penyelarasan NJOP dengan harga pasar, memperluas basis SISMIOP dan SIG.

The application of Laws Number 22 year 1999 and Laws Number 25 Year 1999, have given very big authorities area to manage and arrange its household and also manage its area finance. To support the competence needed by dig of source of defrayal of local government able to be realized manifestly and hold responsible. Linking contribution of PBB in Simalungun Regency compared to bigger of contribution of PAD and in attainment of goals of PBB which not yet is maximal, for that need the existence of certain strategies so that to be make-up of acceptance of PBB in Simalungun Regency earn better. This research entitle " Strategy is Make-Up of Acceptance of Land Tax and Building (PBB) in Simalungun Regency", meant for the identifying of internal good factors and also external influencing acceptance of PBB and strategies able to be developed to increase acceptance of PBB in Simalungun Regency. Result of this research expected can good for upon which consideration and input On Duty Earnings of Simalungun Regency in improving acceptance of PBB in Simalungun Regency. Based on strategic environmental analysis (SWOT) On Duty Earnings of Simalungun Regency can identify by 21 factor influencing acceptance of PBB cover 4 Strength factor, 6 Weakness factor, 6 Opportunities and 5 Threats. After by critical evaluation to factors, succeeding to be identified by counted 7 strategic issues that is: (1) improving intensification of PBB, (2) co-ordinate data to potency of PBB, (3) improving coordination between related institution, (4) rejuvenation of data of PBB, (5) the ready of adequate facilities and basic facilities, (6) improving SDM officer and (7) computerization of PBB. Recommended strategy to increase acceptance of PBB in Simalungun Regency is : first, Strategy of improving the human resource Officer with principal focus to get / to yielding professional human resource and have ability of managerial and technical through the giving of opportunity to follow formal to education, Structural Diclate, Technical and functional and pass the make-up of prosperity of officer, second, Strategy Computerize PBB, with principal focus levying of computerization of PBB, planning activity plan and program computerize PBB and forming of TEAM computerization, third, Strategy improve Intensification of PBB with principal focus through counseling to taxpayer, the giving of present to tired District/ Country of goals, and applying of coherent sanction without differentiating is, fourth, Strategy Co-Ordinate to potency data of PBB with principal focus to realize acceptance of PBB truthfully pass data of coverage ratio, rejuvenation of data, harmonization of NJOP at the price of market, extending bases of SISMIOP and SIG.

Kata Kunci : Dinas Pendapatan Daerah, Strategi Peningkatan PBB


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.