LIVING WITH ADVERSITY: BUNAKEN ISLAND’S COMMUNITY STRATEGIES TO COPE WITH DISASTER
Gisella Liberty Lasut, Prof. Dr. R. Rijanta, M.Sc.; Dr. Erlis Saputra, M.Si.
2025 | Tesis | S2 Geografi
Perubahan iklim menjadi ancaman bagi masyarakat di Pulau Bunaken, Sulawesi Utara, Indonesia. Intensitas cuaca ekstrem, gelombang tinggi, dan musim kemarau panjang semakin menekan keberlangsungan mata pencaharian masyarakat. Letak geografis yang terisolasi serta ketergantungan pada sektor perikanan dan pertanian memperbesar kerentanan tersebut, sehingga kesiapsiagaan dan adaptasi bencana menjadi sangat penting. Meski demikian, masyarakat setempat telah mengembangkan berbagai strategi untuk mempertahankan mata pencaharian sekaligus mengurangi risiko. Dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dan observasi lapangan, Penelitian ini melihat bagaimana masyarakat menghadapi bahaya yang mengancam mata pencaharian mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedekatan Bunaken dengan pusat pertumbuhan memungkinkan adanya diversifikasi mata pencaharian, sementara praktik bersama seperti manyare berkontribusi pada ketahanan melalui penguatan kohesi sosial dan nilai konservasi. Selain itu, kapasitas masyarakat tidak bersifat statis melainkan saling berinteraksi satu sama lain dimana kelemahan pada satu sumber daya dapat mendorong penguatan sumber daya lainnya. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pembuat kebijakan dan praktisi dalam merancang strategi ketahanan berbasis masyarakat yang lebih efektif.
Climate change poses a significant threat to Bunaken Island, a small island in North Sulawesi, Indonesia, intensifying extreme weather, waves and prolonged dry season which possess threats to the livelihood of the community. The island’s geographical isolation and economic dependence on fishing and farming further heighten its vulnerability to these hazards, making disaster preparedness and adaptation crucial. Despite these challenges, the local community has adapted various coping strategies to sustain their livelihoods and mitigate risks. Using a qualitative approach through in-depth interviews and field observations, the study examines how the community cope with hazards that threaten their livelihoods. The findings show how Bunaken’s proximity to the mainland enables distinctive livelihood diversification, while community practices such as manyare contribute to resilience by strengthening social cohesion and conservation values. Furthermore, the study highlights that community capacities are not static but interdependent, where the weakness of one resource can stimulate the strengthening of others. The findings offer valuable insights for policymakers and practitioners in designing effective, community-driven resilience strategies.
Kata Kunci : Small island, climate change, capacities, disaster risk reduction