Pan immune Inflammation Value sebagai Indikator Prognostik Kesintasan Hidup 6 Bulan pasien Karsinoma Sel Hati Yang menjalani Transarterial Chemoembolization
Yanti, DR dr Neneng Ratnasari SpPD KGEH; dr Fahmi Indrarti SpPD KGEH
2025 | Tesis-Subspesialis | SUBSPESIALIS ILMU PENYAKIT DALAM
atar Belakang: Karsinoma sel hati (KSH) merupakan keganasan dengan prognosis buruk, khususnya di negara berkembang di mana transarterial chemoembolization menjadi terapi utama bagi pasien yang tidak layak untuk reseksi atau transplantasi hati. Pan immune inflammation value adalah indeks hematologis yang mencerminkan keseimbangan antara respons imun dan inflamasi. PIV tinggi telah dikaitkan dengan penurunan angka kesintasan pada berbagai kanker, namun bukti pada pasien KSH yang menjalani TACE masih terbatas.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran apakah pan immune inflammation value atau PIV sebagai indikator prognostik pada pasien KSH yang menjalani TACE dalam memprediksi kesintasan hidup 6 bulan
Metode: Penelitian kohort retrospektif dilakukan dengan meninjau rekam medis pasien KSH yang menjalani TACE di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta periode 1 Januari 2019 sampai 31 Januari 2025. Sebanyak 92 pasien memenuhi kriteria inklusi. Cutoff PIV ditentukan melalui analisis receiver operating characteristic. Kesintasan dianalisis menggunakan kurva Kaplan Meier dan uji log-rank, sedangkan hazard ratio dihitung dengan regresi Cox.
Hasil: Median PIV adalah 684,9 dengan cutoff 461,2 yang membagi pasien menjadi kelompok PIV rendah sebanyak 59,7 persen dan tinggisebanyak 40,3 persen. Tingkat kesintasan 6 bulan sebesar 53,3 persen dengan rerata waktu hidup 4,37 bulan. Pasien dengan PIV rendah menunjukkan kesintasan lebih baik dibandingkan PIV tinggi dengan HR 0,467, nilai p 0,015. BCLC juga berhubungan signifikan dengan kesintasan dengan HR sebesar 0,211 dan nilai p kurang dari 0,001. Beban tumor menunjukkan tren penurunan risiko HR sama dengan 0,188, namun tidak bermakna secara statistik.
Kesimpulan: PIV rendah berhubungan dengan peningkatan kesintasan 6 bulan pada pasien KSH yang menjalani TACE, sehingga berpotensi menjadi indikator prognostik sederhana dan ekonomis.
Background: Hepatocellular carcinoma remains a major global health challenge with poor survival outcomes, particularly in developing countries where transarterial chemoembolization is often the primary treatment option for patients who are not candidates for surgery or transplantation. The pan immune inflammation value is a simple blood-based marker that reflects the balance between immune activity and systemic inflammation. Elevated PIV has been linked to worse outcomes in several cancers, its prognostic role in HCC patients undergoing TACE has not been well established.
Objective; This study aims to determine whether the pan-immune inflammation value serves as a prognostic indicator for hepatocellular carcinoma patients undergoing transarterial chemoembolization in predicting 6-month survival.
Method: We conducted a retrospective cohort study of HCC patients treated with TACE at Dr. Sardjito General Hospital, Yogyakarta, between 2018 and 2025. A total of 92 patients met the inclusion criteria. The optimal cutoff for PIV was determined using receiver operating characteristic analysis. Survival was assessed using Kaplan-Meier curves and log-rank tests, with hazard ratios estimated through Cox regression.
Result: The median PIV was 684.9, with a cutoff of 461.2 dividing patients into low PIV 59.7% and high PIV group 40,3%. The overall 6-month survival rate was 53.3%, with a mean survival time of 4.37 months. Patients with low PIV had significantly better survival compared to those with high PIV HR 0,353 with P value 0,001. Barcelona Clinic Liver Cancer stage also showed a strong association with survival HR 0,211 with p value less than 0,001, while tumor burden indicated increased risk but did not reach statistical significance.
Conclusion: Low PIV is associated with improved 6-month survival in HCC patients undergoing TACE, highlighting its potential as a practical and cost-effective prognostic marker.
Kata Kunci : Karsinoma Sel Hati, TACE, PIV, Prognosis, Kesintasan Hidup 6 bulan