Laporkan Masalah

Gambaran Klinis dan Hematologi Infeksi Mycoplasma haemofelis pada Kucing yang Terinfestasi Ctenocephalides felis

hesti rahayu, Dr. drh. Dwi Priyowidodo, M.P; Prof. Dr. drh. Irkham Widiyono

2025 | Tesis | S2 Sain Veteriner

Mycoplasma haemofelis merupakan agen penting penyebab anemia hemolitik pada kucing, dengan dugaan keterlibatan vektor Ctenocephalides felis dalam penularannya. Penelitian ini bertujuan melihat gambaran klinis dan hematologi infeksi M. haemofelis pada kucing yang terinfestasi. Penelitian ini menggunakan 61 ekor kucing terinfestasi C. felis dengan gejala klinis mengarah infeksi M. haemofelis. Semua kucing menjalani pemeriksaan klinis, identifikasi pinjal dan penghitungan derajat infestasi. Sampel darah diambil untuk pemeriksaan apus darah, hematologi dan PCR menggunakan primer spesifik gen 16S rRNA. Organisme berbentuk bulat basofilik yang konsisten dengan M. haemofelis terdeteksi pada 42/61 apus darah, sedangkan PCR mengidentifikasi DNA M. haemofelis pada 44/61 kucing. Kesesuaian kedua metode rendah (? = 0,292). Mayoritas kucing memiliki infestasi pinjal kategori berat, dan tingkat infestasi berhubungan signifikan dengan status infeksi (p<0>M. haemofelis secara signifikan lebih rendah dibandingkan kucing negatif (p=0,044). Temuan hematologi menunjukkan trombositopenia, monositosis, limfositopenia, anemia, leukositosis, dan leukopenia. Trombositopenia berhubungan signifikan dengan hasil PCR (p = 0,046). Hasil ini menunjukkan bahwa kucing terinfestasi C. felis dengan gejala klinis dan temuan hematologi tersebut perlu dipertimbangkan sebagai kasus potensial infeksi M. haemofelis, dan pemeriksaan PCR dianjurkan sebagai konfirmasi diagnosis. 

Mycoplasma haemofelis is a major cause of hemolytic anemia in cats, with Ctenocephalides felis suspected as an important vector. This study aimed to describe the clinical and hematological characteristics of M. haemofelis infection in infested cats. Sixty-one cats infested with C. felis and showing signs suggestive of hemoplasmosis were examined clinically, assessed for flea species and infestation level, and sampled for blood smear evaluation, hematology, and PCR targeting the 16S rRNA gene. Blood smears detected organisms consistent with M. haemofelis in 42/61 cats, while PCR identified M. haemofelis DNA in 44/61 cats, with low agreement between the two methods (? = 0.292). Severe flea infestation predominated and was significantly associated with infection status (p<0 p=0.044), p=0.046).>C. felis infested cats showing compatible clinical signs and hematological changes should be considered at risk for M. haemofelis infection, and PCR is recommended for diagnostic confirmation.

Kata Kunci : Gejala klinis, Hematologi, Mycoplasma haemofelis, Ctenocephalides felis, PCR

  1. S2-2025-537185-abstract.pdf  
  2. S2-2025-537185-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-537185-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-537185-title.pdf