Laporkan Masalah

Analisis peran manajer lini dan kepuasan pegawai dalam pengembangan karir aparatur pada Pemerintah Kabupaten Simalungun

SARAGIH, Albert Rismawanto, Prof.Dr. Djamaludin Ancok

2005 | Tesis | Magister Administrasi Publik

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran manajer lini di lingkungan organisasi Pemerintah Kabupaten dalam pengembangan karir aparatur, kepuasan pegawai terhadap pelaksanaan pengembangan karir aparatur dan bagaimana hubungan peran manajer lini dengan kepuasan pegawai terhadap pengembangan karir aparatur tersebut. Pengembangan Karir bagi aparatur di lingkungan pemerintah daerah sudah semestinya tidak lagi sepenuhnya hanya diserahkan kepada unit pengelola kepegawaian saja, melainkan bersama-sama dengan seluruh unit kerja dalam suatu organisasi. Hal ini berarti pengembangan karir juga menjadi tanggung jawab bersama antara unit pengelola sumber daya manusia dengan manajer lini. Peran manajer lini dalam pengembangan karir aparatur sebagai variable pengaruh dijelaskan dengan peran perencanaan, peran pembinaan dan peran penyusunan jalur karir. Variabel terpengaruh yaitu tingkat kepuasan pegawai terhadap pengembangan karir aparatur dijelaskan dari kepuasan pegawai terhadap pekerjaan, aspek pimpinan dan mekanisme promosi. Penelitian bersifat deskriptif dengan metode penelitian survey, dan membuat pendekatan secara kualitatif dan kuantitatif dalam menganalisa data. Populasi yaitu para pegawai pada Pemerintah Kabupaten Simalungun dengan total sampling sejumlah 57 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajer lini harus berperan dalam pengembangan karir aparatur pada masing-masing unit kerja dengan melaksanakan sistem pembinaan yang mencakup seluruh aspek pembinaan PNS secara terpadu, mulai dari perencanaan, diklat, sampai pada penempatan. Dari hasil analisis regresi didapat angka korelasi 0,751, derajat variabel pengaruh sebesar 56,4 %, adanya signifikan (0,000) dengan tingkat kepercayaan 95%, yang artinya semakin besar peran manajer lini terhadap perencanaan pengembangan karir aparatur akan membuat kepuasan pegawai terhadap pengembangan karir aparatur cenderung meningkat. Demikian pula sebaliknya. Sebagai rekomendasi penelitian, perlu kerjasama lebih lanjut antara unit kerja/instansi dalam pengelolaan kepegawaian dengan koordinasi aktif dari BKD untuk mengakomodir dinamisasi organisasi Pemda. Peneliti juga menyarankan beberapa persyaratan yang harus dibebankan kepada manajer lini dalam peranannya untuk pelaksanaan perencanaan pengembangan karir aparatur, yaitu : harus mampu melakukan job analysis ; analisa kinerja pegawai yang dihubungkan dengan reward and punishment ; melakukan pengukuran analisa kebutuhan pegawai dan uraian pekerjaan, serta multi skill.

The current study aims at examining how line managers on local government plan their role in implementing the career development of their employee and how the relationship between their role and the employers satisfaction about the career development. The responsibility of career development implementation lies not just wholly on the departement of Human Resources, but overall operational units in an organization. This means that career development becomes a shared responsibility between human resources unit and the line manager. The role local government line manager in the development of employee is the intervening variable determined using figurehead role, informational role and decision maker role. The intervened variable is the satisfaction level of employers local government about the development plan of employee career, leadership aspect and promotion mechanism. The study is descriptive in nature by using survey investigation. It employs qualitative and quantitative approaches in analyzing the data. The populations are structural officers and the member of staff at Local Government of Simalungun. The total of the population for this research are 57 member of staff. The result of the study demonstrates that local government’s line manager play its role in the career development on each operational unit by implementing establishment system comprising all aspects of integrated civil servants establishment to dismissal. From the regression analysis, we found the correlation rate of 0,751, degree of intervening variable as much as 56,4 % and a significance (0,000) with the dedgree of reliability as much as 95 %. These mean that the more significances the role local government line manager played in the career development of employee, the more satisfaction the employers will get from the career development. The study recommend that further cooperation need to be increased between operational unit/departement in managing the personnel with active coordination from human resources regional coordination departement and training and education departement, to accommodate the dynamics of local government organization. The author recommend also several requirement to be met by the local government line manager in his role for the implementation of career development. He must be able to perform job analysis ; to analyze the staff performance in relation, reward and punishment ; to measure the analysis of the staff needs and job description, and to have a multiskill capacity.

Kata Kunci : Manajemen Sumberdaya Manusia,Pengembangan Karier Aparatur,Peran Manajer dan Kepuasan Pegawai


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.