Efek Repelan Yang Mengandung Toluamid 10% Terhadap Nyamuk Aedes Aegypti Di Laboratorium
Agung Gautama, Dra. Budi Mulyaningsih, Apt., MS.; dr. Mahardika Agus Wijayanti, DTM&H
1997 | Skripsi | S1 KEDOKTERANSerangga terutama nyamuk dapat mengganggu manusia terutama melalui gigitannya dan mempunyai peranan yang sangat penting dalam hal penyebaran penyakit. Penyakit yang dapat disebarkan oleh nyamuk di antaranya adalah malaria, demam kuning, filariasis, demam berdarah dan Javanese B encephalitis. Usaha-usaha pencegahan penyakit tersebut di atas telah banyak dilakukan. Salah satu di antaranya adalah dengan memutus rantai penularan dengan cara membunuh vektor nyamuk atau menghindarkan diri dari gigitannya dengan cara memakal ocbat gosok pengusir nyamuk (repelan). Banyak beredar di pasaran bermacam-macam produk repelan komersial yang di antaranya ada yang mengandung toluamid dengan kadar yang berbeda-beda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek residu dietil toluamid sebagai repelan dengan konsentrasi yang berbeda. Efek residu toluamid ssbagai repelan diuji dengan cara tiap 25 ekor nyamuk Ae. aegypti betina yang berumur antara 1-2 minggu dan telah dilaparkan sehari sebelumnya dimasukkan ke dalam sangkar nyamuk I, II, III. Masing-masing sangkar nyamuk berisi seekor marmut yang telah diolesi toluamid 10% sebagai kelompeok perlakuan, toluamid 15% sebagai kelompok pembanding, tidak diolesi apa-apa sebagai kelompok kontrol. Diamati waktu pertama kali nyamuk Ae. aegypti menggigit yaitu waktu yang dibutuhkan untuk mendapat gigitan nyamuk pertama setelah seluruh tubuh marmut diclesi repelan (disebut waktu penolakan), dan dihitung jumlah nyamuk Ae. aegypti yang hinggap dan menghisap darah pada menit ke 60, 120, 180, 240, 200, 360, 420, 480. Percobaan ini diulang sebanyak 5 kali. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan antara kelompok perlakuan, kelompok pembanding dan kelompok kontrol yang sangat bermakna (p < 0,01) dalam hal waktu penolakan yang ditunjukkan dengan uji analisis variansi satu jalan. Tidak ada perbedaan yang bermakna (p > 0,05) antara kelcmpok perlakuan dengan kelompok pembanding dalam hal waktu penolakan yang ditunjukkan dengan uji tukey's HSD test, sedangkan antara kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol dan antara kelompok pembanding dengan kelompcock kontrol didapatkan perbedaan yang sangat bermakna (p < 0,01). Ada perbedaan rerata jumlah gigitan nyamuk Ae. aegypti antara kelompok perlakuan, kelompcok pembanding dan kelompok kontrol yang sangat bermakna (p < 0,01) pada semua perioda yang ditunjukkan dengan uji analisis variansi satu jalan. Tidak ada perbedaan yang bermakna (p > 0,05) antara kelompok perlakuan dengan kelompok pembanding dalam hal rerata jumlah gigitan nyamuk Ae. aegypti pada semua perioda yang ditunjukkan dengan ujil tukey's HSD test, sedangkan antara kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol dan antara kelompck pembanding didapatkan perbedaan yang sangat bermakna pada semua perioda (p < 0,01). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan efek residu antara repelan yang mengandung toluamid 10% dengan toluamid 15%.
Kata Kunci : Ades aegypti, tolumid 10%