Laporkan Masalah

Industri kerajinan tikar mendong sebagai sumber pendapatan rumah tangga di desa Tanjung Atap Kecamatan Tanjung Batu kabupaten Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan

Mardianah, Drs. Ign. Sugiman, M.S.; Dra. Kistini, M.S.

2000 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Penelitian yang berjudul industri kerajinan tikar mendong sebagai sumber pendapatan rumah tangga ini dilatarbelakangi oleh sempitnya kepemilikan lahan pertanian yang tidak dapat menjadi andalan pendapatan rumah tangga. Industri ini merupakan industri yang bersifat turun-temurun dari generasi ke generasi, bersifat tradisional dimana alat-alat yang digunakan menggunakan alat tradisional tanpa bantuan mesin modern Penelitian ini dilakukan di Desa Tanjung Atap, Kecamatan Tanjung Batu. Kabupaten Ogan Komering Ilir, Propinsi Sumatera Selatan. Tujuan penelitian in adalah untuk mengetahui karakteristik sosial ekonomi pengusaha industri kerajinan tikar mendong, untuk mengetahui faktor-faktor produksi yang berpengaruh terhadap besarnya pendapatan deri industri kerajinan tikar mendong dan untuk mengetahui besamya sumbangan pendapatan yang diterima pengusaha dari industri kerajinan tikar mendong terhadap pendapatan total rumah tangga Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei, responden dalam penelitian ini adalah tri dari dari kepala keluarga sebagai pengusaha industri kerajinan tikar mendong. Dari 170 populasi diambil 85 pengusaha sebagai responden. Data primer diambil melalui wawancara langsung dengan menggunakan kuesioner dan data sekunder diperoleh dari instansi-instansi terkait. Analisa data menggunakan uji statistik korelasi Product Moment, tabel silang dan tabel frekuens Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan formal pengusaha yang tamat SD adalah sebesar 80 persen, sebagian besar (96,47%) pengusaha termasuk kelompok umur produktif Terjadi hubungan positif dan signifikan antara modal yang digunakan dengan pendapatan yang diperoleh dengan nilai 0,4485) (tingkat hubungan sedang), antara jumlah tenaga kerja yang digunakan dengan pendapatan dari industri kerajinan tikar mendong dengan nilai r: 0,54552 (tingkat hubungan sedang) terjadi hubungan yang positif dan signifikan, sedangkan sumbangan pendapatan pengusaha dari industri kerajinan tikar mendong lebih kecil dibanding dengan sumbangan pengusaha dari non industri kerajinan tikar mendong terhadap pendapatan total rumah tangga. Pendapatan yang diperoleh pengusaha dari industri kerajinan tikar mendong memberikan sumbangan pendapatan terhadap total pendapatan rumah tangga sebesar 40,91 persen sedangkan sebesar 59,09 persen merupakan sumbangan pendapatan dari non industri kerajinan tikar mendong Melihat hasil penelitian mengenai industri kerajinan tikar mendong sebagai sumber pendapatan rumah tangga, maka usaha industri kerajinan tikar mendong perlu ditingkatkan sebagai sumber pendapatan rumah tangga karena memberikan sumbangan lebih kecil.

The background of research about sleeping mat industry of mendong (Fibretyds globulosa) as a source household income narrow owenership of land to he source income household. This industry is hereditary one from generation to generation. This industry is tradmonal in manner where the imitruments used without any modern machinery. This research was held in Tanjung Atap Village, Tanjung Batu Sub-district, Ogan Komering Bit Regency, South Sumatra Province. The research objective is for knowing the socio-economic characteristic of entreprenour sleeping mat industries, for knowing the production factors influencing their incomes and the amount of income contribution received by the entrepreneur from these sleeping mat industries to the household incume The research method used in this case was survey, where the respondents were their housewives. Based on the 170 population, there were 85 respondents taken. The primary data was collected through direct interview by using questionnaire and the secondary one was obtained form the interrelated agencien The data analysis used corrciation statistic test of Product Moment, cross-tab and frequency table. The research result showed that the formal education achieved by the entrepreneur area Elementary School (SD) 30 percents, mostly (96.47%) entreprenour including the productive ages class. There was positive and significant correlation between capital used to the required income with r: 0.44853 (middle level of correlation), between total working women members of householders with their incomes as much as 0.54552 (middle level of correlation) made positive and significant correlation While their income contribution from this sleeping mat industry was smaller than those of non sleeping mat industries. Their required incomes from this sleeping mat industry gave their total household income as much as 40.91 percents, meanwhile there is 59.09 percents as the non-sleeping mat industries. Considering this research result as their household income, so this sleeping mat industry was necessary to improve as their household income resource because it gave smaller contribution

Kata Kunci : Kerajianan tikar mendong,Pendapatan rumhatangga, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan

  1. S1-2000-94278-MARDIANAH-abstract.pdf  
  2. S1-2000-94278-MARDIANAH-bibliography.pdf  
  3. S1-2000-94278-MARDIANAH-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2000-94278-MARDIANAH-title.pdf