Laporkan Masalah

Waktu Yang Diperlukan Dalam Penanganan Stroke Iskemik Akut : Pengaruhnya Terhadap Keberhasilan Terapi

Doddy Widiyanto , Dr.dr. H. Rusdi Lamsudin, M.Med.Sc, Sp.SK

1999 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

LATAR BELAKANG : prognosis penderita stroke iskemik akut sangat banyak dipengaruhi oleh banyak faktor. Salah satu di antaranya adalah terjadinya penundaan pemberian terapi. TUJUAN PENELITIAN : Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran secara ringkas adakah pengaruh penundaan terapi tersebut terhadap ouwfcome penderita. HIPOTESIS : ada pengaruh waktu yang terpakai dalam penanganan penderita stroke iskemik akut terhadap outcome-nya. SUBJEK PENELITIAN : Penderita yang didiagnosis stroke iskemik akut baik secara klinis maupun klinis dan radiologis, yang dirawat di Unit Saraf RSUP Dr. Sardjito mulai 1 Oktober 1998 sampai dengan 31 Maret 1999. METODE : prospektif observasional non-eksperimental terhadap semua penderita menggunakan data rekam medis. Data diambil sebagai variabel penelitian. VARIABEL PENELITIAN : variabel tergantung : outcome penderita. Variabel bebas : interval awitan, skor SSGM awal, skor SSGM terakhir sebelum kepulangan, jenis terapi yang diberikan. ANALISIS DATA : data diolah secara statistik univariabel dengan menggunakan uji kai kuadrat (chi-square) Mantel-Haenzel untuk menentukan apakah pengaruh tersebut bermakna secara statistik. Pada analisis multivariabel, ditentukan secara bersama-sama pengaruh semua variabel bebas terhadap variabel tergantung (sebagai prediktor outcome penderita). HASIL : terdapat pengaruh bermakna beberapa variabel bebas terhadap outcome penderita [Univariat ; yang mempengaruhi survivabilitas : skor SSGM awal (p=0,02212, CI 95%, a=0,05), yang mempengaruhi outcome neurologis penderita : waktu pemberian terapi dalam 3 jam pertama setelah serangan (p=0,00935, CI 95%, a=0,05), dan skor SSGM awal (p=0,00003, CI 95%, a=0,05). Multivariat ; prediktor survivabilitas ; (baik). skor SSGM awal > 15 (p=0,0131, CI 95%, a=0,05) ;(buruk): waktu pemberian terapi setelah lebih 24 jam awitan (p=0,0383, CI 95%, a=0,05)dan skor SSGM awal < 15 (p=0,0131, CI 95%, a=0,05); prediktor outcome neurologis ; (baik) : waktu pemberian terapi dalam 3 jam setelah awitan (p=0,0309, CI 95%,a=0,05) dan skor SSGM awal » 15 (p=0,0001, CI 95%, a=0,05); (buruk); skor SSGM awal < 15 (p=0,0000, CI 95%, a=0,05)].

Kata Kunci : stroke iskemik akut, awitan, outcome, survivabilitas, status neurologik

  1. S1-FKU-1999-DoddyWidiyanto-Abstract.pdf  
  2. S1-FKU-1999-DoddyWidiyanto-Bibliography.pdf  
  3. S1-FKU-1999-DoddyWidiyanto-Tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKU-1999-DoddyWidiyanto-Title.pdf