Laporkan Masalah

Using Character AI for Emotional Connection in Emerging Adults

Endah Probo Rini, Elga Andriana, S.Psi, M.Ed, Ph.D

2026 | Skripsi | PSIKOLOGI

Character AI adalah sebuah platform berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk mensimulasikan percakapan layaknya manusia, memungkinkan pengguna untuk terlibat dalam roleplay, pertukaran berbasis tulisan, serta interaksi lisan yang mendorong keterlibatan personal dan, dalam beberapa kasus, pengembangan bahasa. Meskipun interaksi manusia-chatbot semakin banyak menarik perhatian akademik, penelitian yang menelaah dinamika psikologisnya secara mendalam dalam konteks koneksi emosional masih terbatas. Melalui wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi proses interaksi partisipan, studi ini berupaya memperluas temuan penelitian terdahulu dengan memberikan wawasan empiris tambahan. Temuan menunjukkan adanya variasi tingkat koneksi emosional, di mana sebagian besar partisipan melaporkan keterikatan yang terbatas, meskipun tetap mengakui adanya ikatan superfisial serta menghargai kemampuan chatbot dalam memenuhi kebutuhan mereka. Terlepas dari tidak adanya koneksi emosional yang lebih dalam dan bermakna, chatbot dipersepsikan berfungsi sebagai figur keterikatan, memberikan dukungan emosional yang penting. Hasil ini menantang asumsi bahwa interaksi jangka panjang secara otomatis menghasilkan koneksi emosional yang berkelanjutan, sekaligus menekankan perlunya penelitian lebih lanjut dengan fokus pada demografi yang lebih spesifik serta rentang waktu yang lebih panjang.

Character AI is an artificial intelligence-based platform designed to simulate human-like conversations, allowing users to engage in roleplay, writing-based exchanges, and spoken interactions that foster personalized engagement and, in some cases, language development. Although human-chatbot interactions have increasingly attracted scholarly attention, limited research has examined their nuanced psychological dynamics within the context of emotional connection. By employing qualitative descriptive method, this study extends prior research by providing additional empirical insights. Findings revealed varying degrees of emotional connection, with most participants reporting limited attachment while still acknowledging superficial bonds and valuing the chatbot’s capacity for need fulfillment. Despite the absence of deeper and meaningful emotional connection, the chatbots were perceived to function as attachment figures, offering important emotional support. These results call into question assumptions that prolonged interaction necessarily produces sustained emotional connection, underscoring the need for further research with more specific demographic and longer timeframe.

Kata Kunci : Character AI, chatbot, emotional connection

  1. S1-2026-472603-abstract.pdf  
  2. S1-2026-472603-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-472603-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-472603-title.pdf