Self-Actualization of Jacob Portman in Miss Peregrine's Peculiar Children Series by Ransom Riggs
Sarah Anindita, Rahmawan Jatmiko, S.S., M.A.
2025 | Skripsi | SASTRA INGGRIS
Skripsi ini menganalisis bagaimana Jacob Portman, sebagai karakter utama, mengalami perkembangan karakter dalam seri “Miss Peregrine’s Peculiar Children” karya Ransom Riggs. Dengan menggunakan teori hierarki kebutuhan Maslow sebagai kerangka teoritis, skripsi ini mengeksplorasi bagaimana perjalanan Jacob sepanjang seri dapat membawanya menuju aktualisasi diri. Skripsi ini menggunakan analisis teks kualitatif sebagai metode penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan Jacob tidak bersifat linier. Dia mengalami kemajuan dan kemunduran dalam perkembangannya. Dalam tiga buku pertama, Jacob terlebih dahulu memenuhi kebutuhan tingkat tinggi sebelum memenuhi kebutuhan tingkat rendah. Dalam buku keempat, Jacob mengalami kemunduran karena dia kehilangan kebutuhan yang sebelumnya telah dia dipenuhi. Dalam buku kelima, Jacob mulai memenuhi kembali kebutuhan yang hilang dalam buku keempat. Dalam buku keenam, Jacob akhirnya memenuhi semua kebutuhannya dan mencapai aktualisasi diri. Dia juga menunjukkan tujuh karakteristik aktualisasi diri: penerimaan, spontanitas, pemusatan pada masalah, otonomi, pengalaman puncak, perasaan sosial, dan hubungan interpersonal. Skripsi ini membuktikan bahwa hierarki kebutuhan Maslow dapat menjadi teori yang sesuai untuk menganalisis perkembangan karakter dalam karya sastra dengan mempertimbangkan fleksibilitasnya.
This research analyzes how Jacob Portman, as the main character, experiences character development in Ransom Riggs’ Miss Peregrine’s Peculiar Children series. Using Maslow’s hierarchy of needs theory as a theoretical framework, this research examines how Jacob’s journey throughout the series can lead him to self-actualization. This research uses qualitative text analysis as the research method. The results show that Jacob’s development is not linear. He experiences progression and regression in his development. In the first three books, Jacob first fulfills his higher-level needs before his lower-level needs. In the fourth book, Jacob experiences a regression as he loses the needs that he previously fulfilled. In the fifth book, Jacob starts to fulfill the needs that were lost in the fourth book. In the sixth book, Jacob finally fulfills all his needs and achieves self-actualization. He has also shown seven characteristics of self-actualization: acceptance, spontaneity, problem centering, autonomy, peak experiences, social feelings, and interpersonal relationships. This research proves that Maslow’s hierarchy of needs can be a suitable theory for analyzing character development in literary works by considering its flexibility.
Kata Kunci : Self-actualization, hierarchy of needs, main character, Jacob Portman, Ransom Riggs