Laporkan Masalah

Persepsi masyarakat terhadap kerusakan lingkungan akibat penambangan timah di kecamatan Sungai Liat kab.upaten Bangka

Henny, Dr. Muhammad Baiquni, M.A.; Drs. Suyono, M.S.

2007 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Pulau Bangka merupakan pusat pertambangan timah terbesar di Indonesia, tetapi kegiatan penambangan tersebut berakibat pada kerusakan lingkungan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi masyarakat terhadap kerusakan lingkungan akibat kegiatan penambangan timah. Metode penelitian yang digunakan adalah survey. Responden dalam penelitian ini adalah kepala keluarga di Kelurahan Sungailiat, Kelurahan Kudai dan Kelurahan Sinar Baru. Jumlah responden sebanyak 90 kepala keluarga. Variabel yang digunakan dalam penelitian yaitu variabel dependen dan variabel independent. Variabel dependen yaitu persepsi dan variable independent yaitu pendidikan, pengetahuan, pekerjaan, pendapatan, jumlah anggota rumah tangga dan daerah asal. Dalam penelitian ini teknik analisa yang digunakan terdiri atas analisis deskriptif kualitatif dan analisis kuantitatif dengan bantuan program SPSS. Kegiatan Penambangan Timah di Pulau Bangka berkembang dengan cepat dimulai dari pertama kali timah ditemukan hingga sekarang ini, dilihat dari semakin luasnya daerah-daerah penambangan. Hal ini menyebabkan kerusakan lingkungan yang ditimbulkan pun semakin parah. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat baik yang terlibat langsung dengan kegiatan penambangan maupun tidak, setuju dan menyadari jika kegiatan penambangan timah khususnya TI (Tambang Inkonvensional) menyebabkan kerusakan lingkungan, terutama pada lahan bekas penambangan yang berpengaruh pada kualitas lingkungan dan permukiman. Secara keseluruhan persepsi masyarakat terhadap kerusakan lingkungan akibat penambangan timah 42% termasuk kategori persepsi rendah, 47% termasuk kategori persepsi sedang, dan 11% termasuk kategori tinggi. Faktor yang paling berpengaruh terhadap persepsi masyarakat tersebut yaitu faktor pengetahuan. Sementara itu ada usaha-usaha baik dari pemerintah maupun masyarakat dalam menanggulangi kerusakan lingkungan akibat kegiatan penambangan timah diantaranya dengan melakukan reklamasi di beberapa lokasi penambangan.

Bangka island is the biggest Tin mining centre at Indonesia, but this mining activity effect to environment damage. Because of that, this research head for study the society perception about environment damage as cosequence of Tin mining activity. Research methode that use is survey. Respondent in this research are family head at Sungailiat village, Kudai village and Sinar Baru village. The sum of respondent is 90 family heads. Variable that use in this research are dipendent variable and independent variable. Dependent variable that is perception and independent variable are education, knowledge, occupation, income, sum of household member and origin region. In this research, analysis technique that use consist of qualitative descriptive analysis and quantitative analysis with helping of SPSS program. Tin mining activity at Bangka island is growing up quickly started from the first time Tin is discovered until now, this thing can see from mining areas that become larger. This thing is causing the environment damage that appear become in serious condition. Based on research result is showing the people that doing the mining activity altough not doing the mining activity, are agree and awaring if the Tin mining activity especially conventional mine is causing environment damage, particularly on the field former of mining that effecting to environment quality and living area. In entire whole society perception about environment damage because of Tin mining 42% belong to low perception category, 47% belong to medium perception category, and 11% belong to high category. Factor that most effecting to society perception is knowledge factor. Meanwhile there are exertions from government although people in ward off environment damage as cosequence of Tin mining activity, such as doing reclamation at some mining locations

Kata Kunci : Kerusakan Lingkungan,persepsi masyarakat,penambangan Timah,Sungailiat,Bangka

  1. S1-2007-16755-HENNY-abstract.pdf  
  2. S1-2007-16755-HENNY-bibliography.pdf  
  3. S1-2007-16755-HENNY-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2007-16755-HENNY-title.pdf