Laporkan Masalah

Tingkat industrialisasi wilayah dan hubungannya dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat di kabupaten Pekalongan

Herly R. Prihatanto, Drs. Agus Sutanto, M.Sc.; Drs. Andri Kurniawan, S.Si., M.Si.

2006 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Kabupaten Pekalongan terkenal sebagai sentra industri batik meski daerah ini juga memiliki industri lain yang miliki kontribusi besar dalam menopang roda ekonomi dacrah. Perubahan arahan pembangunan oleh pemerintah daerah setempat sejak tahun 1994 yang merubah struktur ekonomi, dari sektor Agraris menjadi sektor Industri dengan pertumbuhan ekonomi yang banyak dipengaruhi oleh sektor industri. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kondisi sosial ekonomi masyarakat dan perekonomian daerah. Pada kenyataannya industri memang dapat menjadi sektor penyumbang terbesar dalam PDRB Kabupaten Pekalongan. Akan tetapi kebijakan ini tidak dapat secara merata dinikmati oleh seluruh kecamatan di Wilayah Kabupaten Pekalongan, daerah yang bukan menjadi sentra dari kegiatan industri terlihat tertinggal oleh daerah yang menjadi sentra kegiatan industri. Tujuan penelitian ini adalah 1) mengetahui variasi tingkat industrialisasi wilayah kabupaten Pekalongan, 2) mengetahui faktor wilayah apa saja yang berpengaruh tehadap industrialisasi, 3) mengetahui hubungan antara tingkat industrialisasi dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat di dalamnya. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa data sekunder, yaitu metode pengumpulan informasi dan data dengan menggunakan data data statistik yang diperoleh dari kantor dinas pemerintahan Kabupaten Pekalongan yaitu BPS, BPN, BAPPEDA dan Dinas Perindustrian.. Teknik analisa yang digunakan adalah penskalaan, uji chi-kuadrat dan korelasi Spearman Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) daerah di sebelah utara kabupaten Pekalongan memiliki tingkat industrialisasi yang lebih baik dari daerah selatan.. 2) faktor jarak terhadap kota memiliki pengaruh positif terhadap pertumbuhan industri. 3) terdapat hubungan yang positif juga antara kondisi sosial ekonomi masyarakat dengan industrialisasi. Daerah dengan sektor industri sebagai basis kegiatan perekonomiannya memiliki kondisi sosial ekonomi yang lebih baik dibanding dengan daerah non industri. Semakin tinggi tingkat kondisi sosial ekonomi masyarakat semakin tinggi pula tingkat perekonomian wilayahnya.

Pekalongan Regent is famous as a central batik industry even if it's has another sector industry which can give a big contribution to the regional economic. The changes of the policy from the government since 1993 to changes the structure of economic from agriculture sector to indusry sector with the economic growth must be influenced from the manufacture activity. This policy is hoping can be increase the condition of social economic and regional economic. Later, industry can be the number one supplier for PDRB Pekalongan Regent. Actually this policy cannot be feel to all district of Pekalongan Regent. The district which has a lot of activity in industry have more higher social economic class then the opposite district. This research is doing to know (1) The variation class of industry in Pekalongan Regent (2) what a kind of factor which influence to industrialization (3) the relation between industrialization and social economic. The method that using in this research is secondary research database, collect the information and database from the government like BPS, BPN, BAPPEDA and Dinas Perindustrian. The analyze method that using is scaling, Chy square, and Spearman Correlation. The conclusion from this research is (1) the district in north Pekalongan Regent has more higher industry activity then the district in south (2) the range between Pekalongan city give a positive effect to the growth of industry (3) there's a positive relation between industrialization and social economic condition.

Kata Kunci : Industrialisasi wilayah,ekonomi masyarakat,Pekalongan,Jawa Tengah

  1. S1-2006-199926-HERLY_R_PRIHATANTO-abstract.pdf  
  2. S1-2006-199926-HERLY_R_PRIHATANTO-bibliography.pdf  
  3. S1-2006-199926-HERLY_R_PRIHATANTO-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2006-199926-HERLY_R_PRIHATANTO-title.pdf