Laporkan Masalah

Kajian potensi obyek-obyek wisata untuk pengembangan pariwisata kabupaten OKU Propinsi Sumatera Selatan

Herli Noviansyah, Drs. Sujali, M.S.

2002 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Salah satu upaya yang penting dilakukan untuk menyusun suatu rencana pengembangan pariwisata adalah mengkaji potensi pariwisata itu sendiri di tiap-tiap obyek wisata yang ada. Dengan diketahuinya potensi pariwisata tersebut maka dapat dijadikan sebagai pertimbangan dalam menyusun rencana pengembangan. Daerah yang menjadi penelitian ini adalah daerah Kab.OKU propinsi Sumatera Selatan. Data yang digunakan meliputi data primer dan sekunder. Data primer dikumpulkan melalui wawancara, quistotnaire, dan observasi lansung dilapangan. Data sekunder Dalam penelitian ini yang menjadi unit analisa adalah obyek wisata. 22 obyek wisata yang ada di Kab OKU dikaji seberapa besar potensinya. Penentuan besarnya potensi obyek di lakukan dengan scoring methode untuk mengetahui kelas potensi dari tiap-tiap obyek wisata. Selain mengkaji potensi obyek, juga dikaji karakteristik wisatawan, dan arah kebijakan pengembangan yang telah di susun oleh Dinas Pariwisata. Dengan diketahuinya kelas potensi pariwisata di tiap obyek, karakteristik wisatawan dan arah pengembangan pariwisata yang telah ada, dapat dijadikan acuan untuk menentukan arah pengembangan bagi obyek-obyek wisata yang potensial untuk didijadikan sebagai pusat pengembangan bagi obyek lain. Dari hasil penelitian yang dilakukan diketahui bahwa 22 obyek wisata yang ada di Kab. OKU sebagian besar memiliki kelas potensi sedang. Jumlah obyek wisata dengan kelas potensi rendah ada 6 obyek, jumlah obyek wisata dengan kelas potensi sedang sebanyak 14 obyek dan obyek wisata potensial dengan kelas potensi tinggi ada 2 obyek. Obyek wisata potensial tersebut diantaranya adalah obyek wisata Goa Puteri dan Danau Ranau. Obyek wisata Goa Puteri ini merupakan obyek wisata alam yang memiliki karakteristik yang berbeda baik dari segi fisik maupun karakteristik wisatawan. Dengan mempertimbangkan potensi obyek wisata, karakeristik permintaan wisatawan maka obyek wisata Goa Puteri perlu adanya strategi pengembangan baik sarana maupun prasarana, serta perlu adanya upaya penambahan kegiatan wisata untuk menjadi penahan wisatawan dilokasi obyek. Sedangkan untuk obyek wisata Danau Ranau hal yang perlu segera menjadi perhatian adalah pengembangan sarana akomodasi pada moment tertentu, selain itu obyek wisata di Kawasan Danau Ranau ini hendaknya dijadikan suatu paket wisata yang paralel mengingat di Kawasan Danau terdiri dari 8 obyek wisata (Danau Ranau, Pulau Marisa, Air Terjun Subik, Pantai Sinangkalan, Sumber Air Panas, Air Terjun yang secara spasial lokasinya berdekatan agar pengembangannya menjadi lebih efektif dan efisien. Kedua obyek inilah yang nantinya memjadi barometer dan motivator untuk pengembangan obyek wisata lain yang ada di Kab.OKU

One important effort in arranging a tourism development plan is to evaluate each tourism potential object. This evaluation can be used as reffrence in the tourism development plan. The research took place in OKU regency, South Sumatera. The research data includes primary and secondary data. Primary data is gathered through interviews, questionaire and field observation. The secondary data is gathered from related instancies, The unit analysis of this tourism potential object evaluation research is tourism object using scorring method to determine potential class of each object. There are twenty-two (22) object at OKU regency that have been evaluated. It is also being evaluated beside the potential object, tourism characteristic and tourism development policy from the Tourism Departement Service. By knowing these evaluation it is able to make reference in tuirism development direction for potential tourism object to be development centre of a region. This research resulting variety potential class of twenty-two (22) tourism objects in OKU regency. That object consist of six (6) object of low-potential class, fourteen (14) medium-potential class and two (2) high-potential class. Goa Puteri and Ranau Lake are high potential class of tourism object, which have diferrent characteristic of physically view ang tourism characteristic. Based on this result, with considering of high potential object and tourism demand characteristic there are references that can be offered. Goa Puteri needs improvement strategy in means or tourism facility and infrastructure, and addition in tourism attractions activity to hold the tourist at the location much longer. For Ranau Lake, things that need to be concerned is the improvement of accomodation means at certain moment, and the fact that Ranau Lake region has eight (8) tourism object in complex and closely located spatially (Ranau Lake, Marisa Island, Subik Waterfall, Geyser, Sinangkalan Beach, The Waterfalls) which needs to be made a parallel tourism package These two important act as barometer and motivator for other tourism object development in OKU regency.

Kata Kunci : Pengembangan Pariwisata, potensi obyek wisata,Kabupaten Oku, Sumatera Selatan

  1. S1-2005-112114-HERLI_NOVIANSYAH-abstract.pdf  
  2. S1-2005-112114-HERLI_NOVIANSYAH-bibliography.pdf  
  3. S1-2005-112114-HERLI_NOVIANSYAH-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2005-112114-HERLI_NOVIANSYAH-title.pdf