Laporkan Masalah

Pengaruh tatanan tapak permukiman terhadap interaksi sosial masyarakat penghuninya (Kasus masyarakat penghuni perumnas Minomartani dan perumahan Sidoarum)

Heru Tri Handoko, Drs. Soewadi Mulyowiyono, M.S.

2003 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Judul penelitian ini adalah Pengaruh Tatanan Tapak Permukiman Terhadap Interaksi Sosial Masyarakat Penghuninya. Kasus Masyarakat Penghuni Perumnas Minomartani dan Perumahan Sidoarum. Lokasi penelitian terdiri dari dua lokasi permukiman yaitu Perumnas Minomartani yang terletak di sebelah utara kota Yogyakarta dan Perumahan Sidoarum yang terletak di sebelah barat kota Yogyakarta. Kedua lokasi penelitian ini secara administratif terletak di Kabupaten Sleman. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan tatanan elemen tapak permukiman yang berpengaruh terhadap interaksi sosial penghuninya dan mengetahui hubungan antara perbedaan lamanya menetap dengan interaksi sosial penghuninya antara Perumnas Minomartani dan Perumahan Sidoarum. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan dua cara yaitu menggunakan daftar pertanyaan yang terstruktur yang diajukan kepada setiap responden dan pengamatan langsung terhadap setiap elemen yang termasuk dalam kriteria tatanan tapak permukiman dan interaksi sosial. Karena penelitian ini bersifat komparatif maka diambil tipe rumah yang sama di dua lokasi perumahan yaitu tipe 36, 45 dan tipe 50. Jumlah sampel ditetapkan secara quota sejumlah 222 responden yang terbagi menjadi 100 responden di Perumnas Minomartani dan 122 responden di Perumahan Sidoarum. Berdasarkan data lapangan yang diperoleh kemudian diolah dengan menggunakan metode tabulasi silang, tabel frekuensi dan korelasi Ranking Spearman. Secara umum hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan tatanan tapak permukiman antara Perumahan Sidoarum dan Perumnas Minomartani Tatanan bangunan rumah tinggal dan tatanan bangunan fasilitas umum di Perumahan Sidoarum lebih baik dibandingkan dengan tatanan bangunan rumah tinggal di Perumnas Minomartani, tetapi tatanan jaringan jalan dan tatanan ruang terbuka di Perumnas Minomartani lebih baik daripada di Perumahan Sidoarum. Elemen-elemen tatanan tapak permukiman tersebut berpengaruh terhadap keaktifan interaksi sosial, frekuensi interaksi sosial dan intensitas interaksi sosial. Hal yang membedakan terletak pada besarnya pengaruh tatanan tapak permukiman terhadap interaksi sosial penghuninya yang ditunjukkan dengan besarnya nilai korelasi Ranking Spearman (rs)nya yang bervariasi. Hasil penelitian lainnya adalah bahwa tidak terdapat hubungan antara lamanya menetap dengan aspek interaksi sosial. Secara umum hubungan yang terjadi bersifat negatif artinya bahwa dengan semakin lama penghuni menetap justru mempunyai tingkat interaksi sosial yang rendah.

A research entitling "Effect of Housing Site Arrangement on Social Interaction of its Resident. Study case: National Housing Estates of Minomartani and Sidoarum" was conducted from May to July 2001. This study takes place two national housing estates: Minomartani, situated in the northern part of Yogyakarta city and Sidoarum in the western part of Yogyakarta. Both locations are administratively under the authority of Sleman district. The specific objectives of this study are: (1). To find out elements of site arrangement which effect social interaction of its resident and (2). To analyze correlation period of residence and social interaction of its resident. Both primary and secondary data are provided for work of this study. Primary data is acquired both by employing structurized questionnaire to respondent and by direct observation to all elements which constitutes criterions of housing site arrangement and social interaction. Due to comparative nature of this study, similar types of house samples are taken from both locations: 100 in Minomartani and 122 in Sidoarum. The data obtained is then analyzed using Spearman Ranking Correlation method. The result shows that housing site arrangement of Sidoarum has better quality than that of Minomartani and elements of housing site arrangement consisting of public facilities, open space, lane and residential building have effect on social interaction variables such as: social interaction dynamic, frequency and intensity. It is also revealed that different level of effect of housing site arrangement on social interaction occurs between both locations which is proved by various Spearman Ranking Correlation value. The other result is not significanty correlation between period of residence and social interaction. Generally the correlation was being negative that means as long as the resident life in their residence would have lower social interaction level.

Kata Kunci : Pengaruh tatanan tapak permukiman,Interaksi sosial masyarakat,Depok,Godean,Sleman,DIY

  1. S1-2003-89450-Abstract.pdf  
  2. S1-2003-89450-Bibliography.pdf  
  3. S1-2003-89450-CTitle.pdf  
  4. S1-2003-89450-TableofContent.pdf