Laporkan Masalah

FAKTOR YANG MEMENGARUHI PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHATANI BAWANG MERAH DI LAHAN PASIR PANTAI KAPANEWON KRETEK KABUPATEN BANTUL

Rayhandika Dimas Purnama Sidik, Prof. Dr. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec. ; Sugiyarto, S.P., M.Sc.

2025 | Skripsi | SOS.EK. PERTANIAN (AGROBISNIS)

Bawang merah merupakan komoditas hortikultura yang menjadi salah satu produksi sayuran terbesar dan memiliki nilai ekonomi tinggi sehingga dapat meningkatkan pendapatan. Kapanewon Kretek memiliki lahan pasir pantai yang luas dan dikenal sebagai salah satu sentra produksi bawang merah di Kabupaten Bantul. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) tingkat produktivitas bawang merah; (2) membandingkan produktivitas bawang merah pada musim hujan dan musim kemarau (3) faktor-faktor yang memengaruhi produksi bawang merah di lahan pasir pantai Kapanewon Kretek pada musim hujan dan musim kemarau (4) tingkat pendapatan usahatani bawang merah (5) membandingkan pendapatan usahatani bawang merah pada musim hujan dan musim kemarau ; dan (6) faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan usahatani bawang merah di lahan pasir pantai Kapanewon Kretek musim hujan dan musim kemarau. Penelitian dilakukan secara purposive terhadap 50 petani dengan metode: (1) analisis tingkat produktivitas dan pendapatan, (2) paired sample t-test dan Wilcoxon Signed-Rank Test, (3) analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tingkat produktivitas bawang merah pada musim kemarau lebih besar dibandingkan musim hujan, (2) faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap produksi bawang merah adalah luas lahan dan pupuk anorganik pada musim hujan dan musim kemarau, pestisida cair signifikan pada musim hujan, (3) tingkat pendapatan usahatani bawang merah pada musim kemarau lebih besar dibandingkan musim hujan, (4) faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usahatani bawang merah adalah biaya bibit, biaya pupuk organik, harga bawang merah, produksi bawang merah pada musim hujan dan musim kemarau, sementara biaya pupuk anorganik dan biaya pestisida padat signifikan pada musim kemarau, lalu biaya tenaga kerja signifikan pada musim hujan.

Shallot is a horticultural commodity that ranks among the largest vegetable productions and holds high economic value, thereby contributing to income generation. Kretek Sub-district possesses extensive coastal sandy lands and is recognized as one of the shallot production centers in Bantul Regency. This study aims to analyze: (1) the level of shallot productivity; (2) the comparison of shallot productivity between the rainy and dry seasons; (3) the factors influencing shallot production on coastal sandy land in Kretek Sub-district during the rainy and dry seasons; (4) the level of shallot farm income; (5) the comparison of shallot farm income between the rainy and dry seasons; and (6) the factors influencing shallot farm income on coastal sandy land in Kretek Sub-district during the rainy and dry seasons. The research was conducted purposively on 50 farmers using the following methods: (1) productivity and income analysis, (2) paired sample t-test and Wilcoxon Signed-Rank Test, and (3) multiple linear regression analysis. The results indicate that (1) shallot productivity is higher in the dry season compared to the rainy season; (2) factors significantly influencing shallot production are land area and inorganic fertilizer in both rainy and dry seasons, with liquid pesticide being significant in the rainy season; (3) shallot farm income is higher in the dry season compared to the rainy season; (4) factors significantly influencing shallot farm income are seed cost, organic fertilizer cost, shallot price, and shallot production in both rainy and dry seasons, while inorganic fertilizer cost and solid pesticide cost are significant in the dry season, and labor cost is significant in the rainy season.

Kata Kunci : usahatani bawang merah, produksi, produktivitas, pendapatan

  1. S1-2025-482444-abstract.pdf  
  2. S1-2025-482444-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-482444-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-482444-title.pdf