Laporkan Masalah

Pengaruh regulasi daya reaktif terhadap usia ekonomis mesin pembangkit

HINARSO, Hadi Karya Tedjo, Ir. Soedjatmiko, M.Sc

2005 | Tesis | S2 Teknik Elektro (Magister Sistem Energi Elektrik

Pada hakekatnya, bahwa pasokan akan kebutuhan energi kepada konsumen harus berjalan terus dengan kwalitas yang baik; oleh karenanya pengelolaan terhadap peralatan serta mesin pembangkit energipun harus pula ditangani secara profesional. “Standard Operating Procedure” sangatlah diperlukan sebagai petunjuk pelaksanaan sebuah model operasi peralatan untuk mencapai hasil dan dayaguna yang optimal serta andal. Disini akan dibahas masalah pengaruh yang terjadi apabila daya reaktif yang bersumber dari mesin pembangkit dieksploitir secara besar-besaran guna mengatasi kondisi sistem (jaringan) yang mengalami jatuh tegangan. Secara khusus dalam Tesis ini membahas kasus yang terjadi pada PLTU Unit 3 Tambak Lorok Semarang selama 2 (dua) tahun, yaitu pada tahun 2002 sampai dengan tahun 2003. Adapun data-data yang diperlukan untuk membahas pengaruh yang yang terjadi adalah sebagai berikut, antara lain : MW, MVAR, Temperatur Generator, Tekanan Pendingin Generator serta Tegangan dan Arus Eksitasi. Selain data penunjang tersebut, juga didukung oleh data generator yang terdapat pada “name plate” dari pembuat ditambah dengan informasi jumlah nilai investasi dan nilai pengembalian (angsuran) setiap tahun dari generator tersebut; sehingga dapat diketahui batas usia ekonomisnya (masa manfaatnya). Dari hasil riset dan data yang diperoleh, dapat diketahui efek penurunan usia ekonomisnya sebagai akibat kenaikan temperatur yang melebihi dari ketentuan operasi yang direkomendasikan pembuat (terutama pada saat beban puncak); dari hasil perhitungan dan pembuktian didapat nilai penurunan usia ekonomis sebanyak : 3 hari + 15 jam + 36 menit untuk kurun waktu selama dua tahun (2002 – 2003).

Intrinsically, that delivered requirement of energy to consumer have to move along with good quality; for the reason management to equipments and also generating machine of energy so must also be handled professionally. “Standard of Operating Procedure” very needed as a guide execution a model operate for equipment to reach optimally and the function power result and also availability. Here will be studied by problem of influence that happened if energy of reactive steming from generating machine of an exploitism on a large scale utilize to overcome condition system (net works) experiencing of to fall voltage. Peculiarly in this Thesis study case that happened at “Unit 3 PLTU of Tambak Lorok Semarang” during 2 (two) year, that is in the year 2002 up to year 2003. As for data that is needed to study influence which that happened shall be as follows, for example : MW, MVAR, Generator Temperature, Pressure Indicator of Generator cooler and also Voltage and Excitation Current. Besides the support data, is also supported by data of generator found on “name plate” from maker added with information sum up value of investment and accesss return every year from the generator, knowable so that boundary of it this economic age ( a periods of benefit). From result research into and the obtained data, knowable of economic age degradation effect as effect of temperature increase exceeding from operation rule recommended maker (especially the condition of peak load time); from verification and calculation result got the economic age degradation value is much : 3 days, 15 hours and 36 minute for range time of during two year (2002 – 2003).

Kata Kunci : Sistem Tenaga Listrik, Mesin Pembangkit, Regulasi Daya Reaktif, Regulation, Reactive Power, Lifetime.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.