Laporkan Masalah

Trade Openness and Gendered Workforce in Indonesia

Fenny Septiyasa, Koji Kawabata, M.A., Ph.D.; Akhmad Akbar Susamto, M.Phil., Ph.D.

2025 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan

Seiring dengan keterbukaan Indonesia terhadap pasar global, total perdagangan mengalami peningkatan yang turut memicu perubahan dalam pasar tenaga kerja. Namun, perubahan tersebut tidak dirasakan secara merata oleh seluruh kelompok masyarakat. Salah satu contoh yang nyata adalah masih adanya kesenjangan antara partisipasi laki-laki dan perempuan dalam angkatan kerja. Kesenjangan ini tetap signifikan meskipun perekonomian secara keseluruhan mengalami pertumbuhan yang didorong oleh peningkatan volume perdagangan. Penelitian ini menganalisis hubungan antara keterbukaan perdagangan dan partisipasi angkatan kerja di Indonesia, khususnya perbedaan antara laki-laki dan perempuan. Studi ini menggunakan data panel dari 33 provinsi selama periode 2011 hingga 2023. Metode yang digunakan mencakup model fixed effects, random effects, dan two-stage least squares untuk menilai pengaruh keterbukaan perdagangan dan investasi asing langsung (FDI) terhadap partisipasi tenaga kerja laki-laki dan perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbukaan perdagangan secara sendiri tidak berpengaruh signifikan terhadap partisipasi perempuan. Namun, ketika dikombinasikan dengan FDI, pengaruhnya menjadi positif dan signifikan terhadap partisipasi perempuan, yang mengindikasikan bahwa investasi asing dapat membantu menciptakan lebih banyak peluang kerja bagi perempuan. Faktor lain, seperti tingkat fertilitas dan upah, juga memengaruhi laki-laki dan perempuan secara berbeda. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan yang mampu mendukung laki-laki dan perempuan secara adil agar manfaat dari perdagangan dapat dirasakan secara lebih merata.

As Indonesia opens up to the global market, total trade has increased, leading to changes in the labor market. However, these changes have not benefited everyone equally. A clear example is the ongoing gap between male and female participation in the labor force. This gap remains significant, despite overall growth driven by rising trade volumes. This study examines the relationship between trade openness and labor force participation in Indonesia, particularly the differences between men and women. It utilizes panel data from 33 provinces spanning the period between 2011 and 2023. After applying fixed effects, random effects, and two-stage least squares regression models to examine the effects of trade openness and foreign direct investment (FDI) on male and female participation in the workforce. In the case of women, trade openness alone does not have a significant impact on their outcomes. However, when combined with FDI, it shows a positive and significant effect on female participation, suggesting that foreign investment can help create more job opportunities for women. Other factors, such as fertility rates and wages, also affect men and women differently. These findings underscore the need for policies that support both men and women fairly, so that the benefits of trade can be shared more equally.

Kata Kunci : Trade Openness, Gender, Labor Force Participation, Foreign Direct Investment

  1. S2-2025-513431-abstract.pdf  
  2. S2-2025-513431-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-513431-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-513431-title.pdf