Laporkan Masalah

STUDI EKSPERIMENTAL KERUGIAN PENGUAPAN PADA MENARA PENDINGIN

Gusnawati, Prof. Ir. Samsul Kamal, M.Sc., Ph.D

2010 | Tesis | S2 Teknik Mesin

Penelitian kerugian penguapan pada menara pendingin dilakukan dengan menambahkan cooler coil pada sisi outlet cooling tower dengan diameter ½“ untuk mengkondensasikan kandungan air di dalam udara outlet cooling tower. Cooling tower dengan film evaporation type yang memiliki luas penampang 30 x 30 cm2 dan tinggi packing 60 cm digunakan pada eksperimen ini.. Eksperimen dilakukan pada tiga kondisi udara pendingin, yakni dengan Tdb = 20oC (? = 85%), Tdb = 24°C (? = 75%), Tdb = 28°C (? = 65%) untuk mensimulasikan kondisi udara pada pagi, siang dan malam hari. Selain temperatur udara pendingin, laju aliran massa udara pendingin (G) juga divariasikan 151,52kg/jam, 178,57kg/jam, dan 217,4 kg/jam sehingga perbandingan laju aliran air terhadap udara (L/G) = 0,92-1,32, dimana laju aliran air dijaga konstan pada L = 200kg/jam. Sedangkan temperatur air panas (Tw), divariasikan 44 oC-52 oC, dengan interval 4 oC. Dari hasil eksperimen ini peningkatan L/G dan temperatur dry bulb udara inlet cooling tower mengakibatkan turunnya evaporative loss, sebaliknya peningkatan temperatur air inlet cooling tower mengakibatkan kenaikan evaporative loss. Nilai evaporative loss terendah diperoleh pada Tdb = 28oC (? = 65%), L/G = 1,32 dan Tw = 44oC. Sejalan dengan meningkatnya evaporative loss maka pump power untuk make-up water juga meningkat.

Kata Kunci : evaporative loss, cooling tower, make-up water

  1. S2-FTK-2010-Gusnawati-abstract.pdf  
  2. S2-FTK-2010-Gusnawati-bibliography.pdf  
  3. S2-FTK-2010-Gusnawati-tableofcontent.pdf  
  4. S2-FTK-2010-Gusnawati-title.pdf