Laporkan Masalah

Penggunaa foto udara untuk menentukan tingkat prioritas lahan bagi pengembangan sistem agroforestry di sebagian kec. Seulimun kab. aceh Besar prop. Daerah Istimewa Aceh

Irwanto, Drs. Prapto Suharsono, M.Sc.; Drs. Zuharnen, M.S.

1998 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUH

Penelitian yang dilakukan ini adalah penelitian terapan (applied) penginderaan jauh, dengan judul "Penggunaan Foto Udara Untuk Menentukan Tingkat Prioritas Lahan Bagi Pengembangan Sistem Agroforestry Di Sebagian Kecamatan Seulimum Kabupaten Aceh Besar Propinsi Daerah Istimewa Aceh". Pesatnya perkembangan zaman serta meningkatnya laju pertumbuhan penduduk berakibat meningkatnya kebutuhan manusia baik jumlah maupun ragamnya. Oleh karenanya terjadilah tekanan terhadap sumberdaya lahan dimana penduduk yang tidak memiliki lahan dan menggantungkan hidupnya dari hutan akan mengakibatkan berlangsungnya proses kerusakan hutan serta menghambat keberhasilan reboisasi. Upaya yang ditempuh oleh pemerintah untuk mencegah proses pengrusakan hutan tersebut adalah dengan mengadakan kegiatan hutan kemasyarakatan, salah satunya adalah sistem agroforestry. Penelitian ini bertujuan menentukan lokasi prioritas lahan sistem agroforestry yang sesuai bagi daerah penelitian berdasarkan informasi yang diperoleh dari hasil interpretasi foto udara dengan menilai tingkat prioritas dan agihan yang sesuai untuk agroforestry di sebagian daerah Kecamatan Seulimum. Metode penelitiannya adalah survei penginderaan jauh dengan teknik interpretasi foto udara, serta dilengkapi uji dan kerja lapangan. Pengambilan sampel dilakukan secara metode sampel terpilih (purposive sampling). Faktor fisik yang dijadikan sebagai parameter dalam penelitian yaitu faktor kemampuan lahan, kerapat tajuk, dan kondisi iklim. Sedang faktor lingkungan sosial terdiri dari obyek jalan, jarak lokasi dengan desa, dan tekanan penduduk terhadap lahan pertanian pada wilayah sekitar kawasan hutan. Pengklasifikasian dilakukan menggunakan metode pengharkatan (scoring method). Hasil klasifikasi untuk penentuan prioritas lahan pengembangan sistem agroforestry di daerah sebagian Kecamatan Seulimum ditemukan dua kelas prioritas lahan pilihan yaitu prioritas pilihan II (lahan dapat dimanfaatkan untuk pengembangan sistem agroforestry, faktor penghambat lebih banyak dari lahan prioritas pilihan I, pola penggunaan lahan lebih terbatas dan untuk lahan ini jenis tanaman yang baik ditanam adalah tanaman yang memiliki akar panjang atau dengan tanaman keras, seperti senokeling, kopi, cengkeh, dll) dan prioritas pilihan III (lahan dapat dimanfaatkan untuk pengembangan sistem agroforestry, faktor penghambat lebih banyak dari lahan prioritas pilihan II, pola penggunaan lahan lebih terbatas dan untuk lahan ini jenis tanaman yang baik ditanam adalah tanaman yang berakar pendek atau jenis tanaman semusim, seperti jangung, kacang-kacangan, cabe, dll), namum keduanya perlu persyaratan dan disesuaikan dengan kondisi fisik lahan. Untuk lahan prioritas pilihan I tidak terdapat pada daerah penelitian hal ini disebabkan pada hasil skor akhir yang dilakukan pada semua faktor yang berperan untuk penentuan prioritas lahan pengembangan sistem agroforestry tidak ada yang mencapai nilai indeks 135-180 yang merupakan nilai indek untuk pilihan I.

-

Kata Kunci : Foto udara, Sistem agroforestri,Prioritas Lahan,Aceh Besar

  1. S1-1998-Irwanto-abstract.PDF  
  2. S1-1998-Irwanto-bibliography.PDF  
  3. S1-1998-Irwanto-tableofcontent.PDF  
  4. S1-1998-Irwanto-title.PDF