Penggunaan foto udara dan sistem informasi geografis untuk penilaian dan rekomendasi prioritas perbaikan kualitas lingkungan permukiman di sebagian kota Salatiga
Kelik Tri Ismadi, Drs. R. Suharyadi, M.Sc.; Drs. Nurul Khakhim, M.Si.
2001 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUHPenelitian ini dilakukan di sebagian Daerah Kota Salatiga dengan tujuan menilai kualitas lingkungan permukiman berdasarkan variabel-variabel yang diperoleh dari interpretasi foto udara dan yang diperoleh secara teresterial, dan tujuan yang kedua yaitu menyusun rekomendasi prioritas perbaikan sarana lingkungan permukiman untuk meningkatkan kualitas lingkungan permukiman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengharkatan dan pembobotan dimana jumlah total dari semua variabel akan digunakan untuk menentukan klas kualitas lingkungan permukiman. Berdasarkan peta kualitas lingkungan permukiman dan variabel yang berpengaruh terhadap kualitas lingkungan permukiman sangat menentukan dalam membuat rekomendasi prioritas perbaikan kualitas lingkungan permukiman. Data yang dikumpulkan untuk penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Data primer berupa data penginderaan jauh yaitu foto udara skala 1:3.750 tahun 1996 yang digunakan untuk melakukan interpretasi variabel-variabel yang mempengaruhi kualitas lingkungan permukiman yaitu luas atap rumah, lebar jalan masuk, kondisi jalan masuk, lokasi permukiman, tata letak bangunan, kepadatan bangunan, dan pohon pelindung dan data yang diperoleh secara teresterial yaitu sanitasi masyarakat, kondisi bangunan, masalah sampah, dan variabel sarana air bersih/air minum. Data sekunder berupa peta Kontur skala 1: 12.500 daerah kota Salatiga. Hasil penelitian berupa sebaran kualitas lingkungan permukiman dan rekomendasi prioritas perbaikan kualitas lingkungan permukiman di sebagian Daerah Kota Salatiga. Kualitas lingkungan perinukiman kumuh yang terdapat di sebagian Kota Salatiga seluas 4,841 Ha yang tersebar di Kecamatan Tingkir seluas 3,983 Ha, Kecamatan Sidomukti seluas 0,757 Ha, dan Kecamatan Sidorejo seluas 0,111 Ha. Kualitas lingkungan permukiman kumuh kebanyakan terdapat di pinggiran kota, di belakang pusat perdagangan, di tepi sungai atau slokan. Kualitas lingkungan permukiman kumuh diantaranya disebabkan oleh kondisi jalan sempit dan berlobang, saluran air tersumbat oleh kotoran, kondisi permukiman kurang memenuhi syarat kesehatan, dan kondisi rumah yang berhimpitan. Arahan yang direkomendasikan untuk diperbaiki dalam rangka meningkatkan kualitas lingkungan permukiman diantaranya pelebaran dan pengerasan jalan, penambahan pohon pelindung di permukiman, perbaikan sarana sanitasi masyarakat terutama limbah rumah tangga, kebersihan lingkungan dari sampah, dan sarana air bersih.
-
Kata Kunci : Kualitas lingkungan permukiman,sistem informasi geografis,Foto udara,Salatiga,Jawa Tengah