Laporkan Masalah

Penggunaan foto udara pankromatik hitam putih dan Sistem Informasi Geografis untuk kajian hubungan pola permukiman terhadap daya layan fasilitas kota dan utilitas umum di kota Yogyakarta bagian timur

Lucky Dwitasari, Drs. R. Suharyadi, M.Sc.; Dra. Endang Saraswati, M.S.

2000 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUH

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan foto udara dalam memperoleh informasi variabel pola permukiman, dan mengkaji hubungan antara pola permukiman dengan daya layan fasilitas kota dan utilitas umum. Metode penelitian ini menggunakan teknik interpretasi visual foto udara pankromatik hitam-putih skala 1: 13.000 daerah penelitian di Kota Yogyakarta bagian timur. Foto udara digunakan untuk mendapatkan variabel pola permukiman, yang meliputi kepadatan permukiman, keteraturan bangunan dan ukuran bangunan. Pemilihan sampel menggunakan teknik Stratified Proportional Sampling. Pemanfaatan data sekunder untuk menghitung daya layan fasilitas kota, yaitu berupa data jumlah penduduk, ketersediaan fasiltas kota, serta kebutuhan minimum fasilitas kota. Data sekunder untuk utilitas umum diperoleh dari peta jaringan utilitas umum. Foto udara pankromatik hitam-putih skala 1:13.000 manipu untuk memperoleh variabel pola permukiman yang terdiri dari kepadatan permukiman, keteraturan bangunan, dan ukuran rumah mukim. Terbukti dari uji ketelitian interpretasi variabel-variabel pembentuk pola permukiman yang meliputi kepadatan permukiman mencapai ketelitian sebesar 87%, keteraturan bangunan ketelitiannya sebesar 87% dan ukuran bangunan mencapai ketelitian sebesar 93,5%. Penilaian daya layan fasilitas kota yang terdiri dari fasilitas pendidikan, yang termasuk daya layan kurang di Kecamatan Danurejan, dan daya layan sedang di Kecamatan Mergangsan, Umbulharjo, Kotagede, Pakualaman dan Gondokusuman. Daya layan untuk fasilitas perdagangan, kategori baik di Kecamatan Mergangsan, Kotagede, Pakualaman, dan Gondokusuman Kategori sedang di Kecamatan Umbulharjo dan Danurejan. Penilaian daya layan untuk fasilitas kesehatan, kategori kurang di Kecamatan Mergangsan, kategori sedang terdapat di kecamatan Kotagede, dan kategori baik di Kecamatan Umbulharjo, Pakualaman, Danurejan dan Gondokusuman. Penilaian daya layan untuk utilitas umum, berdasarkan pada jarak terdekat pola permukiman dari jaringan utilitas umum. Kajian hubungan antara pola permukiman dengan daya layan fasilitas kota dan utilitas umum diperoleh kenyataan bahwa tidak semua daya layan mempengaruhi pola permukiman. Hal ini terbukti dari hasil akhir berupa luas daya layan fasilitas kota per pola permukiman dan utilitas umum per pola permukiman yang menunjukkan tidak ada hubungan yang tetap antara pola permukiman dengan daya layan fasilitas kota dan utilitas umum.

The aims of this research are to study the photograph capability to obtain the information of settlement pattern variables and to study the relationship between the settlement pattern and the function of availability of urban facility and public utility. This research method uses the visual interpretation technique of black/white panchromatic aerial photograph, by scale 1:13.000. The research is conducted in the Eastern Yogyakarta City. The aerial photograph is used to get the settlement pattern variables, including the settlement density, the building regularity, and the building size. The Stratified Proportional Sampling Technique is used to choose the samples and the secondary data is used to calculate function of availability of the urban facility, i.e.: the population number data, the availability of urban facility, and the minimum need of town facility. The map of public utility network is used as the secondary data of public utility. The black/white panchromatic aerial photograph by scale 1:13.000 is able to obtain the information of settlement pattern variables including the settlement density, the building regularity, and the building size. It is proved by the interpretation accuracy test in the settlement pattern variables i.e.: the interpretation accuracy of settlement density reaches 87%, the building regularity accuracy is 87%, and the building size accuracy is 93.5%. The function of urban facility availability evaluation such as the education facility is less in Sub-district Danurejan, moderate in Sub-district Mergangsan, Sub-district Umbulharjo, Sub-district Kotagede, Sub-district Pakualaman, and Sub-district Gondokusuman. The function of availability for trade facility is good in Sub-district Mergangsan, Sub-district Kotagede, Sub-district Pakualaman, and Sub-district Gondokusuman. The function of availability for trade facility is moderate in Sub-district Umbulharjo and Sub-district Danurejan. The function of availability for health facility is less in Sub-district Mergangsan, the moderate one is in Sub-district Kotagede and the good function of availability is in Sub-district Umbulharjo, Sub-district Pakualaman, Sub-district Danurejan and Sub-district Gondokusuman. The function of availability evaluation for the public utility is done based on the nearest distance of the settlement pattern to the public utility network. The relationship between the settlement pattern and the function of availability of urban facility and public utility is shown by the function of availability area of urban facility per the settlement pattern, and so the public utility. The results show that there is not permanent relationship between them

Kata Kunci : Pola permukiman,Daya layan Fasilitas Kota,Sistem informasi geografis,Kota Yogyakarta,DIY

  1. S1-2000-Lucky_Dwitasari-abstract.PDF  
  2. S1-2000-Lucky_Dwitasari-bibliography.PDF  
  3. S1-2000-Lucky_Dwitasari-tableofcontent.PDF  
  4. S1-2000-Lucky_Dwitasari-title.PDF