Partisipasi petani anggota KUD Rejodadi di kecamatan Tempuran kabupaten Magelang
Khabib Soleh, Drs. Sujali, M.S.; Drs. R. Rijanta, M.Sc.
1996 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHKoperasi sebagai salah satu pelaku ekonomi nasional mempunyai posisi strategis untuk dikembangkan sebagai salah satu alat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Koperasi merupakan organisasi ekonomi yang demokratis. namun demikian untuk pengembangan KUD diperlukan peran serta (partisipasi) aktif dari anggotanya, namun demikian kenyataan menunjukkan bahwa partisipasi dalam koperasi masih rendah, sedangkan partisipasi anggota dalam KUD merupakan syarat mutlak bagi kelangsungan hidup dan pengembangan KUD. Di KUD Rejodadi dijumpai adanya pengurangan Jumlah dan jenis unit usaha, hal tersebut diakibatkan oleh profesionalisme dan manajemen yang kurang baik, keadaan tersebut semakin diperjelas oleh adanya tunggakan kredit dari Kredit Usaha Tani (KUT) dan Kredit Candak Kulak (KCK). Keadaan tersebut mengakibatkan berkurangnya kepercayaan masyarakat pada KUD Rejodadi yang pada gilirannya mengakibatkan rendahnya partisipasi anggota KOD. Dalam kaitan itu Skripsi ini mengambil Judul "Partisipasi Petani Anggota KUD ReJodadi Kecamatan Tempuran Kabupaten Magelang". Tujuannya adalah; mengkaji tingkat partisipasipetani anggota terhadap kegiatan dan Jasa yang ditawarkan KUD Rejodadi, mengkaji hubungan partisipasi dengan berbagai latar belakang, yaitu: pendidikan, luas penguasaan lahan, tingkat penerimaan SHU, dan aksesebilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian Survey dengan cara sampel Sistematis. (sistematic sampling)Untuk dapat mewakili gambaran wilayah kerja KUD re.lodadi maka diambil 3 desa sampel yaitu: desa Kalisari, desa Ringinanom, desa Tempurejo. Penentuan desa sampel ini didasarkan pada tingakat aksesebilitas masing masing desa. Dalam penelitian ini digunakan analisis atatistik berupa Tabel Frekuensi dan ananlisis Statistik Kai Kuadrat Chi Square). Analisis Tabel Frekuensi digunakan untuk melihat distribusi datanya dan analisis kai kuadrat digunakan melihat hubungan antara tingkat partisipasi dengan beberapa variabel pengaruh yang tersebut diatas. untuk Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah: terdapat perbedaan tingkat partisipasi menurut aksesebilitas dan tingkat penerimaan SHU, namun dilihat dari latar belakang luas penguasaan lahan dan pendidikan partisipasi tidak menunjukkan adanya perbedaan signifikan.
-
Kata Kunci : Partisipasi petani,Koperasi unit desa,Tempuran, Magelang, Jawa Tengah