Laporkan Masalah

Pemetaan data kriminalitas Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 1989-1993

Lilik Sulityani, Drs. Mas Sukoco, M.Sc.; Dra. Endang Saraswati, M.S.

1995 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUH

Pada dasarnya, keberadaan peta yang memuat informasi mengenai kerawanan sosial atau kerawanan bencana sangat diperlukan bagi suatu wilayah. Atas dasar peta program-program penanggulangan masalah, pembinaan serta pemantauan perkembangan wilayah yang bersangkutan. tersebut, dapat disusun Kriminalitas merupakan gejala sosial yang senantiasa dihadapi oleh setiap masyarakat di dunia ini. Angka Kriminalitas di wilayah hukum Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya tindak kejahatan dengan kekerasan dari terus meningkat menunjukkan adanya satu peristiwa kejahatan yang terjadi setiap 4,7 jam di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. waktu ke waktu. Data tahun 1983 oara Tujuan penelitian ini yaitu memberikan informasi secara spasial jenis kriminalitas yang sering terjadi serta mengkaji tingkat kerawanan kriminalitas di Daerah Istimewa Yogyakarta selama periode tahun 1989-1993 melalui analisis peta. Metode penelitian dengan analisis data sekunder, yang meliputi data jumlah dan jenis kriminalitas, usia, jenis kelamin serta asal pelaku yang diketahui. Netode analisa peta dengan menggunakan cara metode analisa kualitatif secara tumpangsusun dan komparatif. Teknik pemetaan dengan cara penyajian variabel visual berupa simbol titik, garis atau area, yang pemilihannya disesuaikan dengan sifat dan skala datanya. Simbol yang telah selesai didesain tersebut kemudian digambarkan di atas peta dasar yang telah disiapkan sebelumnya. Hasil akhir penelitian berupa Kepadatan Penduduk, Peta Tingkat Kemiskinan Wilayah, Peta Jumlah dan Jenis Kriminalitas, Peta Usia dan Jenis Kelamin Pelaku Tindak Kriminal, Peta Asal Pelaku Tindak Kriminal dan Peta Tingkat Kerawanan Kriminalitas. Peta Dari hasil penelitian, diketahui bahwa ada yang kecenderungan lebih beragamnya jenis kriminalitas terjadi di wilayah perkotaan dibandingkan dengan wilayah luar perkotaan. Kejahatan narkotika cenderung hanya terjadi di wilayah Kotamadia Yogyakarta dan sekitarnya saja. Jenis kejahatan pencurian dalam hal kuantitas mendominasi di seluruh wilayah kecamatan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pelaku tindak kriminal kebanyakan laki-laki kelompok usia diatas 20 tahun yang berasal dari luar wilayah propinsi. Wilayah pusat kota dan dekat dengan jalur transportasi utama, mempunyai tingkat kerawanan kriminalitas yang tinggi pula. Namun tingkat kemiskinan wilayah yang tinggi, yang dapat menggambarkan kondisi sosial ekonomi yang rendah, ternyata tidak selalu diikuti dengan tingkat kerawanan kriminalitas yang tinggi di daerah penelitian ini.

-

Kata Kunci : Pemetaan, Data Kriminalitas,Kota Yogyakarta,DIY

  1. S1-1995-Lilik_Sulistyani-abstract.PDF  
  2. S1-1995-Lilik_Sulistyani-bibliography.PDF  
  3. S1-1995-Lilik_Sulistyani-tableofcontent.PDF  
  4. S1-1995-Lilik_Sulistyani-title.PDF