Bentuk penggunaan ahan dan aktivitas ekonomi penduduk pada usaha nonpertanian di desa Sitimulyo kecamatan Piyungan kabupaten Bantul
Khaidir Yusuf, Prof. Dr. Ida Bagoes Mantra; Dr. Tadjuddin Noer Effendi, M.A.
1992 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANTujuan penelitian ini, adalah untuk mengetahui: (1) aktivitas ekonomi yang dilakukan anggota rumahtangga petani di sektor nonper-tanian menurut bentuk penggunaan lahannya; (2) keterlibatan anggota rumahtangga petani dalam melakukan aktivitas ekonomi di sektor non-pertanian; (3) besarnya pendapatan dari sektor nonpertanian dalam menunjang penghasilan rumahtangganya. Metode penelitian yang digunakan, adalah metode survei dan observasi mendalam. Dusun Babadan dan Dusun Pagergunung sebagai daerah penelitian dipilih secara purposive. Responden, adalah kepala rumahtangga petani yang mengusahakan lahan pertanian. Banyaknya responden yang diambil didasarkan pada tabel Krejcie dan Morgan (dalam Mantra, 1991: 13), ditetapkan jumlah sampel yang representa-tif untuk populasi 245 kepala rumahtangga petani, yaitu Dusun Baba-dan diambil 60 kepala rumahtangga petani dan Dusun Pagergunung seba-nyak 90 kepala rumahtangga petani, dengan penarikan sampel mengguna-kan teknik random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara bebas dan observasi, dan dibantu dengan daftar pertanyaan. Analisis data dilakukan dengan tabel frekuensi, tabulasi silang, serta uji statis-tik t-test dan analisis korelasi Product Moment. Ada beberapa temuan penting dari penelitian ini. Pertama, aktivitas yang dilakukan anggota rumahtangga petani di sektor non-pertanian di Dusun Babadan merupakan daerah dataran dengan bentuk penggunaan lahan yang didominasi oleh sawah tidak terdapat perbedaan yang signifikan dengan anggota rumahtangga petani di Dusun Pagergu-nung merupakan daerah perbukitan dengan bentuk penggunaan lahan yang didominasi oleh tegalan; Kedua, rata-rata keterlibatan anggota ru-mahtangga petani dalam melakukan aktivitas ekonomi di sektor nonper-tanian antara Dusun Babadan dan Dusun Pagergunung sama besar. Dan terdapat hubungan yang positif dan lemah antara tingginya pendapatan rumahtangga petani dengan besarnya jumlah anggota rumahtangga petani yang terlibat pada pekerjaan usaha nonpertanian; Ketiga, pendapatan dari aktivitas nonpertanian mempunyai peranan penting bagi kepala keluarga petani, terbukti pendapatan dari sektor nonpertanian cukup tinggi dalam menunjang penghasilan rumahtangganya. Selain itu, ter-dapat perbedaan yang signifikan antara proporsi pendapatan dari usaha nonpertanian dengan proporsi pendapatan dari sektor pertanian. Sehubungan dengan kenyataan di atas perlu adanya implikasi kebijaksanaan dengan mencegah menyempitnya lahan garapan petani karena pertambahan jumlah petani dan fragmentasi lahan akibat sistem warisan, melalui KB dan transmigrasi. Khusus untuk Dusun Babadan strategi yang ditempuh adalah diversifikasi usahatani dan memberikan KIK, sedang di Dusun Pagergunung perlu diterapkan intensifikasi usahatani, dan penghijauan dengan tanaman produktif.
-
Kata Kunci : Aktivitas ekonomi penduduk,bentuk penggunaan lahan,usaha non pertanian,Piyungan,Bantul,DIY