Laporkan Masalah

Tinjauan Retrospektif Karsinoma Nasofaring di RSUP Dr. Sardjito Selama Tiga Tahun (Periode Januari 1995 - Desember 1997)

Kusumo Dananjoyo, Dr. Bambang Hariwiyanto, Sp.THT.; Dr. Med. Dr. Indwiani Astuti

1999 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Karsinoma Nasofaring (KNF) adalah tumor ganas yang berasal dari sel-sel epitelial. Di Indonesia, karsinoma nasofaring termasuk dalam 5 besar tumor ganas dengan frekuensi tertinggi, sedangkan di bidang THT menduduki tempat pertama. Penanggulangan KNF sampai saat ini masih merupakan suatu problem. Hal ini karena etiologi yang masih belum pasti dan multifaktorial, gejala dini yang tidak khas serta letak nasofaring yang tersembunyi, sehingga diagnosis sering terlambat, menyebabkan angka kematian yang tinggi. Karena pencegahan masih sulit dan penderita datang sudah dalam keadaan lanjut, maka yang perlu ditekankan adalah usaha ke arah diagnosis dini, antara lain meningkatkan kewaspadaan para dokter, serta memberikan penyuluhan kepada masyarakat mengenai gejala dini, faktor resiko dan mungkin penyebab-penyebabnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pola penyakit KNF di bangsal rawat inap RSUP Dr. Sardjito selama tiga tahun (periode Januari 1995–Desember 1997), yaitu mengenai faktor resiko yang meliputi jenis kelamin dan umur, gejala klinis, stadium klinik, jenis histopatologi, dan prosedur terapi KNF. Selain itu, juga dapat sebagai pembanding terhadap penelitian sebelumnya, baik di RSUP Dr. Sardjito maupun di tempat lain. Penelitian ini dilakukan secara retrospektif dengan menggunakan rancangan deskriptif. Data yang diperoleh dengan mengambil catatan rekam medik penderita karsinoma nasofaring yang rawat inap di RSUP Dr. Sardjito selama tiga tahun (periode Januari 1995–Desember 1997) di bagian Rekam Medik RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta. Angka kejadian KNF selama tiga tahun (1995–1997) di RSUP Dr. Sardjito sebanyak 138 kasus. Penderita terbanyak adalah berjenis kelamin pria dengan perbandingan 2:1. Angka kejadian KNF menurut umur terbanyak pada umur 40–59 tahun. Umur termuda 11 tahun dan tertua 83 tahun. Gejala yang paling banyak dikeluhkan oleh pasien KNF adalah tumor di leher. Stadium klinik KNF terbanyak adalah stadium III. Jenis histopatologi yang paling dominan adalah tipe 3 WHO (tak terdiferensiasi). Penggunaan prosedur terapi radiasi paling banyak digunakan pada terapi KNF. Masih tingginya insidensi KNF di masyarakat, maka perlu lebih ditingkatkan penyuluhan ke masyarakat dan peningkatan penatalaksanaan KNF di rumah sakit rujukan.

Kata Kunci : Retrospektif, Karsinoma Nasofering

  1. S-1-FKU-94626-abstak.pdf  
  2. S-1-FKU-94626-bibliography.pdf  
  3. S-1-FKU-94626-tableofconten.pdf  
  4. S-1-FKU-94626-title.pdf