Laporkan Masalah

ANALISIS STRATEGI KORPORASI BADAN USAHA MILIK DESA (BUM DESA): KESESUAIAN STRATEGI DIVERSIFIKASI DENGAN STRUKTUR ORGANISASI

Mayang Shahira Junaidi, Singgih Wijayana, S.E., M.Si., Ph.D.

2025 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk diversifikasi usaha yang diterapkan oleh BUM Desa dalam mendukung strategi korporasi serta menganalisis keterkaitan struktur organisasi yang mendukung strategi diversifikasi usaha BUM Desa. Berdasarkan data hasil pemeringkatan BUM Desa,  Indonesia memiliki BUM Desa sebanyak 27.010 unit. Namun terdapat 93,8% BUM Desa belum masuk dalam kategori maju. Oleh karena itu, diperlukan strategi korporasi yang efektif sebagai model bagi BUM Desa dalam kategori perintis, pemula dan berkembang agar BUM Desa dapat memiliki daya saing  serta memberikan dampak positif bagi masyarakat desa.

Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi dan analisis dokumen dari berbagai sumber seperti laporan tahunan kegiatan BUM Desa, publikasi akademi serta literatur terkait. Analisis data dilakukan menggunakan beberapa framework yaitu Analisis SWOT untuk mengetahui kondisi internal dan eksternal BUM Desa, Resource-Based View (RBV) untuk memahami sumber daya internal BUM Desa sebelum melakukan strategi diversifikasi usaha, serta McKinsey 7S frameworkuntuk menganalisis keterkaitan diversifikasi usaha dengan struktur organisasi BUM Desa dalam implementasi strategi korporasi.

Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa BUM Desa Sambimulyo berhasil mengimplementasikan diversifikasi usaha dari wisata Tebing Breksi menjadi berbagai unit lain seperti simpan pinjam, percetakan, toko desa, Balkondes, dapur SPPG, dan mini soccer. Diversifikasi ini tidak hanya meningkatkan pendapatan, namun sekaligus menciptakan sinergi antar unit melalui integrasi rantai pasok, pemasaran, dan pelayanan. Analisis SWOT dan RBV menggambarkan keunggulan kompetitif berkelanjutan pada destinasi wisata, reputasi wisata, modal sosial, serta tata kelola partisipatif. Struktur organisasi fungsional dengan koordinasi terpusat dan kepemimpinan partisipatif menunjukkan adanya keselarasan dengan strategi diversifikasi, sehingga BUM Desa Sambimulyo mampu menjadi model kelembagaan ekonomi desa yang mandiri, inovatif, dan berkelanjutan.

This study aims to analyze the forms of business diversification implemented by Village Owned Enterprises (BUM Desa) in supporting corporate strategy, as well as to examine the relationship between organizational structure and the diversification strategy of BUM Desa. Based on the national ranking data, Indonesia has 27,010 BUM Desa, however 93.8% of them have not yet reached the advanced category. Therefore, effective corporate strategies are needed as models for pioneer, beginner, and developing BUM Desa in order to enhance competitiveness and generate positive impacts for rural communities.

Data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis from various sources such as annual BUM Desa reports, academic publications, and relevant literature. The data analysis employed several frameworks: SWOT analysis to identify internal and external conditions, the Resource-Based View (RBV) to assess internal resources prior to implementing diversification strategies, and the McKinsey 7S framework to analyze the alignment between diversification strategies and organizational structures in the implementation of corporate strategy.

The findings reveal that BUM Desa Sambimulyo has successfully implemented diversification from Tebing Breksi tourism into various other business units such as microfinance, printing, village shop, Balkondes (village tourism hall), SPPG kitchen, and mini soccer. This diversification not only increased revenue but also created synergies across units through supply chain integration, marketing, and customer services. The SWOT and RBV analyses indicate sustainable competitive advantages in tourism destinations, reputation, social capital, and participatory governance. Furthermore, the functional organizational structure with centralized coordination and participatory leadership demonstrates strong alignment with the diversification strategy, positioning BUM Desa Sambimulyo as a model of a self-reliant, innovative, and sustainable rural economic institution.

Kata Kunci : Keywords: village owned enterprises (BUM Desa), diversification, organizational structure, SWOT, RBV, VRIO, McKinsey 7S

  1. S2-2025-530278-abstract.pdf  
  2. S2-2025-530278-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-530278-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-530278-title.pdf