Laporkan Masalah

Implementasi Ketahanan Pangan me;lalui Transformasi Teknologi Digital Pertanian pada Petani Milenial di Daerah Istimewa Yogyakarta

Happy Nastasya Salsabilla, Alia Bihrajihant Raya, S.P., M.P., Ph.D. ; Dr. Ir. Roso Witjaksono, MS.

2025 | Tesis | S2 Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis transformasi teknologi digital pertanian pada petani milenial di Daerah Istimewa Yogyakarta (2) Menganalisis faktor yang berpengaruh secara langsung terhadap implementasi program ketahanan pangan di Daerah Istimewa Yogyakarta (3) Menganalisis faktor yang berpengaruh secara tidak langsung terhadap implementasi program ketahanan pangan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif analitik. Data primer dikumpulkan dari 104 responden petani milenial di Daerah Istimewa Yogyakarta. Analisis data dilakukan dengan Multidimensional Scaling (MDS) untuk mengukur keberlanjutan transformasi digital, serta Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) untuk menguji hubungan antarvariabel.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi teknologi digital pada petani milenial DIY berada pada kategori cukup berkelanjutan dengan nilai indeks keberlanjutan 54,03?ngan nilai tertinggi pada aspek teknis.  Modal manusia dan kemudahan akses pasar terbukti memiliki pengaruh langsung dan signifikan terhadap peningkatan ketahanan pangan. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa modal manusia dan kemudahan akses pasar berperan signifikan dalam mendorong transformasi digital pertanian.

Kata kunci: Ketahanan Pangan, Transformasi Teknologi Digital, Petani Milenial

This study aims to: (1) analyze the transformation of digital agricultural technology among millennial farmers in the Special Region of Yogyakarta, (2) examine the factors that directly influence the implementation of food security programs in the Special Region of Yogyakarta, and (3) examine the factors that indirectly influence the implementation of food security programs in the region. The research employed a quantitative approach with a descriptive-analytical method. Primary data were collected from 104 millennial farmer respondents in the Special Region of Yogyakarta. Data analysis was conducted using Multidimensional Scaling (MDS) to measure the sustainability of digital transformation, as well as Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) to test the relationships between variables.

The findings indicate that the digital technology transformation among millennial farmers in Yogyakarta falls into the moderately sustainable category, with a sustainability index score of 54.03%, where the highest value lies in the technical aspect. Human capital and market access were proven to have a direct and significant influence on strengthening food security. Furthermore, this study also found that human capital and market access play a significant role in encouraging the digital transformation of agriculture.

Keywords: Food Security, Digital Technology Transformation, Millennial Farmers

Kata Kunci : Food Security, Digital Technology Transformation, Millennial Farmers

  1. S2-2025-527606-abstract.pdf  
  2. S2-2025-527606-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-527606-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-527606-title.pdf