ANALISIS PENGALAMAN NASABAH PENGGUNA APLIKASI LIVIN’ KPR DI BANK MANDIRI
Adrianus Adityo Yudo Sembodho, Yulia Arisnani Widyaningsih, M.B.A, Ph.D
2025 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA
Di negara Indonesia, kebutuhan akan rumah terus
meningkat seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk, urbanisasi, dan
pertumbuhan kelas menengah. Namun pada kenyataannya, tidak semua masyarakat
dapat dengan mudah memenuhi kebutuhan akan rumah tinggal. Lembaga keuangan
termasuk bank telah menyediakan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk
mengatasi keterbatasan daya beli masyarakat terhadap rumah. Bank Mandiri
sebagai salah satu lembaga perbankan terbesar di tanah air turut merespon
perkembangan ini dengan menghadirkan inovasi teknologi melalui peluncuran fitur
Livin’ KPR di dalam superapp Livin’ by Mandiri pada bulan Juni 2024. Meskipun Livin’ KPR menawarkan
kemudahan akses, efisensi proses, dan kemajuan teknologi namun pemanfaatan
fitur ini di kalangan nasabah Bank Mandiri belum sepenuhnya optimal karena
hanya menyumbangkan 0,5?ri total pencairan KPR di Bank Mandiri dari target
sebesar 5% di tahun 2025.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif
dengan menggunakan teknik wawancara mendalam (in-depth interviews) semi
terstruktur. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan daftar pertanyaan
yang sudah dibuat peneliti kepada 14 narasumber yang terdiri dari 10 (sepuluh) nasabah
Bank Mandiri yang telah memiliki fasilitas KPR Mandiri dengan menggunakan
Livin’ KPR dan 4 (empat) pegawai Bank Mandiri yang terlibat dalam pemasaran
Livin’ KPR. Studi kualitatif ini dirancang untuk mengungkapkan alasan pengguna
memaknai pengalaman mereka menggunakan layanan Livin’ KPR dari Bank Mandiri
sebagai inovasi digital dalam pengajuan Kredit Pemilikan Rumah.
Kesimpulan dari penelitian
ini adalah: a) Terdapat 6 (enam) faktor utama yang memengaruhi keputusan
nasabah menggunakan Livin’ KPR, yaitu faktor petugas bank, faktor reputasi
bank, faktor individu, faktor suku bunga, faktor kecepatan proses, dan faktor
fitur aplikasi; b) Pengalaman pengguna Livin’ KPR secara keseluruhan
merasa puas karena telah memberikan kemudahan dan efisiensi dalam proses
pengajuan KPR, namun masih membutuhkan peningkatan pada aspek teknis dan aspek
emosional; c) Strategi pelayanan yang dapat diterapkan Bank Mandiri selanjutnya
untuk meningkatkan penggunaan Livin’ KPR adalah bank perlu menyelenggarakan digital
literacy program dan product training rutin agar pegawai mampu
memberikan pendampingan proaktif serta membangun kepercayaan nasabah terhadap
transaksi digital bernilai besar dan bank dapat menggabungkan in-app
marketing, promosi media sosial, dan kolaborasi dengan broker atau developer
untuk memperluas jangkauan audiens
Kata kunci: kpr digital, mobile banking, pengalaman konsumen, perilaku konsumen, perjalanan konsumen.
In Indonesia,
the demand for housing continues to increase in line with population growth,
urbanization, and the expansion of the middle class. However, in reality, not
all people can easily fulfill their need for housing. Financial institutions,
including banks, have provided mortgage facilities (Kredit Pemilikan Rumah/KPR)
to address the limited purchasing power of the public. Bank Mandiri, as one of
the largest banking institutions in the country, has responded to this
development by introducing a technological innovation through the launch of the
Livin’ KPR feature within the Livin’ by Mandiri superapp in June 2024. Although
Livin’ KPR offers ease of access, process efficiency, and technological
advancement, its utilization among Bank Mandiri customers has not yet been
fully optimized, as it contributes only 0.5% of the total KPR disbursement at
Bank Mandiri compared to the target of 5% in 2025.
This study
employs an exploratory qualitative approach using semi-structured in-depth
interviews. Data were collected using an interview guide prepared by the
researcher and administered to 14 informants, consisting of 10 Bank Mandiri
customers who already have a Mandiri mortgage facility obtained through Livin’
KPR and 4 Bank Mandiri employees involved in the marketing of Livin’ KPR. This
qualitative study is designed to reveal the reasons why users interpret and
experience Livin’ KPR as Bank Mandiri’s digital innovation in the mortgage
application process.
The conclusions
of this study are as follows: (a) there are six key factors that influence
customers’ decisions to use Livin’ KPR, namely the bank officer factor, bank
reputation, individual factors, interest rate, processing speed, and
application features; (b) overall, Livin’ KPR users are satisfied because the
application provides convenience and efficiency in the mortgage application
process, although improvements are still needed in both technical and emotional
aspects; and (c) to further increase the use of Livin’ KPR, Bank Mandiri should
implement digital literacy programs and regular product training so that
employees are able to provide proactive assistance and build customer trust in
high-value digital transactions, as well as combine in-app marketing, social
media promotions, and collaborations with brokers or developers to expand
audience reach..
Keywords: digital mortgage, mobile banking, customer experience, consumer behavior, customer journey.
Kata Kunci : kpr digital, mobile banking, pengalaman konsumen, perilaku konsumen, perjalanan konsumen, digital mortgage, mobile banking, customer experience, consumer behavior, customer journey