Laporkan Masalah

Faktor Risiko Kulit Sensitif Berdasarkan Kuesioner SSS 10 Versi Indonesia Pada Wanita Dewasa Muda di Yogyakarta

Erliana Tantri Harsono, dr. Agnes Sri Siswati, Sp.D.V.E., Subsp.D.T. ; dr. Sri Awalia Febriana, M.Kes., Sp.D.V.E, Subsp. D.A.I., Ph.D,

2025 | Tesis-Spesialis | S2 Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin

Latar belakang: Kulit sensitif merupakan suatu kondisi ketidaknyamanan pada kulit akibat stimulus ringan yang umumnya tidak menimbulkan gejala pada populasi normal. Prevalensi globalnya diperkirakan mencapai 40–70%, dipengaruhi faktor endogen maupun eksogen seperti faktor budaya, usia, jenis kelamin, fototipe kulit dan lainnya. Hingga kini belum ada penelitian di Indonesia yang menggunakan kuesioner SSS 10 untuk mendiagnosis serta menilai faktor risikonya

Tujuan: Mengetahui faktor risiko endogen dan eksogen dengan kulit sensitif pada wanita dewasa muda di Yogyakarta menggunakan kuesioner SSS 10 versi Indonesia.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain studi kasus-kontrol 1:2. Subjek penelitian terdiri dari 35 kelompok kulit sensitif dan 70 kelompok kulit normal. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari penelitian kulit sensitif. Analisis meliputi analisis deskriptif, analisis bivariat dan analisis multivariat untuk menentukan faktor risiko endogen dan eksogen yang mempengaruhi kulit sensitif.

Hasil: Pada penelitian ini didapatkan median usia pasien 21 tahun pada kelompok kasus dan kontrol. Analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara riwayat atopi, penggunaan serum dan cairan pembersih kewanitaan dengan kulit sensitif. Analisis multivariat menunjukkan faktor risiko kulit sensitif pada wanita muda dalam penelitian ini adalah riwayat atopi (p=0,048, OR=2,733), penggunaan pelembab (p=0,019, OR=5,934) dan penggunaan pewarna rambut (p=0,013, OR=4,889). Sedangkan penggunaan non-exfoliating serum menjadi faktor protektif (p=0,000, OR=0,080).

Kesimpulan: Faktor risiko endogen kulit sensitif yaitu riwayat atopi dan faktor risiko eksogen kulit sensitif yaitu pewarna rambut serta pelembab sedangkan serum non-exfoliating menjadi faktor protektif.

Background: Sensitive skin is unpleasant sensations in response to mild stimuli that typically do not elicit symptoms in normal populations. Its global prevalence is estimated at 40–70%, influenced by both endogenous and exogenous factors such as cultural background, age, gender, and skin phototype. To date, no study in Indonesia has employed the Sensitive Skin Scale-10 (SSS-10) questionnaire to assess and identify its risk factors.

Objective: To evaluate risk factors between endogenous and exogenous factors with sensitive skin among young adult women in Yogyakarta using the validated Indonesian version of the SSS-10.

Methods: This is analytic observational study with a 1:2 case-control design involving 35 participants with sensitive skin and 70 participants with normal skin. Secondary data were extracted from the Sensitive Skin Study registry. Analyses included descriptive statistics, bivariate tests, and multivariate logistic regression to determine significant risk factors.

Results: The median age in both case and control groups was 21 years. Bivariate analysis revealed significant associations between sensitive skin and atopic history, serum use and feminine hygiene products. Multivariate analysis identified atopic history (p=0,048, OR=2,733), moisturizer use (p=0,019, OR=5,934), and hair dye use (p=0,013, OR=4,889) as independent risk factors for sensitive skin. Conversely, the use of non-exfoliating serum demonstrated a protective effect (p=0,000, OR=0,080).

Conclusion: The endogenous risk factor for sensitive skin is atopic history, while exogenous risk factors include hair dye and moisturizers and non-exfoliating serum is a protective factor.

Kata Kunci : sensitive skin, skin irritation, endogenous factors, exogenous factors

  1. SPESIALIS-2025-496660-abstract.pdf  
  2. SPESIALIS-2025-496660-bibliography.pdf  
  3. SPESIALIS-2025-496660-tableofcontent.pdf  
  4. SPESIALIS-2025-496660-title.pdf