Pengaruh pendididkan ketrampilan terhadap penadapatan rumah tangga di daerah pedesaan kabupaten Bantul
Mohamad Saefudin, Drs. Sujali, M.S.
1991 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHPendidikan ketrampilan (PK) merupakan salah satu kebijaksanaan dalam bidang tenaga kerja untuk memperluas kesempatan kerja, baik secara langsung maupun tidak langsung. PK ditujukan pada tenaga kerja usia muda yang masih menganggur atau tidak mempunyai pekerjaan tetap, terutama mereka dari tamatan pendidikan formal. PK diharapkan dapat meningkatkan ketrampilan di bidang tertentu, kemampuan berusaha mandiri, kemahiran menatalaksanakan, dan penerapan hasil PK dalam. dunia kerja dapat memberikan pendapatan. Sejalan dengan kebijaksanaan tersebut, Cabang Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Daerah Tingkat II Bantul pada tahun 1987/1988 telah melaksanakan PK di tiga desa dengan kondisi agro ekologi dan jenis PK yang berbeda. Desa-desa tersebut adalah Desa Pendowoharjo dengan Jenis PK Menjahit, Desa Srimulyo dengan Jenis PK Montir Sepeda Motor, dan Desa Triwidadi dengan Jenis PK Tukang Kayu. Ketiga desa tersebut selanjutnya dijadikan sebagai lokasi penelitian dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur sosial-ekonomi rumahtangga, sistem pendidikan ketrampilan, pendapatan total rumahtangga, dan besarnya sumbangan pendapatan peserta PK terhadap pendapatan total rumahtangga peserta PK. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survai. Pengambilan sampel wilayah dilakukan secara purposive sampling, dan pengambilan responden secara sensus. Jumlah seluruh responden 69 rumahtangga dari 75 rumahtangga yang direncanakan. Dengan demikian, jumlah responden tiap-tiap desa pene-litian, 23 rumahtangga. Penelitian ini menggunakan daftar pertanyaan untuk memperoleh informasi dari responden. Responden dalam penelitian ini adalah kepala rumahtangga dan seorang anggota rumahtangga yang menjadi peserta PK di masing-masing desa penelitian. Metode statistik yang digunakan adalah uji varian (One Way Anava), dan Duncan's Multi-ple Range Test, sedangkan untuk mengetahui besar dan sifat hubungan antara variabel yang diuji digunakan metode statistik korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat perbedaan sistem pen-didikan ketrampilan, pendapatan total rumahtangga peserta PK, dan besarnya sumbangan pendapatan peserta PK terhadap pendapatan total rumahtangga, di tiga desa penelitian dengan kondisi agro ekologi dan jenis PK yang berbeda. Namun demikian, tidak terdapat perbedaan struktur sosial-ekonomi rumahtangga peserta PK pada agro ekologi dan jenis PK yang berbeda. Hasil analisa korelasi Product Moment menun-jukkan bahwa tida ada hubungan antara struktur sosial-ekonomi rumah-tangga, sistem pendidikan ketrampilan, dengan pendapatan total rumah-tangga, dan besarnya sumbangan pendapatan peserta PK, kecuali untuk kasus Desa Triwidadi terdapat hubungan negatif antara SPK dengan sumbangan pendapatan. Secara umum bila dilihat dari jumlah peserta PK yang menerap-kan dan yang tidak menerapkan PK dalam dunia kerja, maka program PK di tiga desa penelitian kurang berhasil. Jumlah peserta PK yang menerapkan lebih kecil daripada yang tidak menerapkan PK dalam dunia kerja. Namun demikian, bila dilihat dari rerata besarnya sumbangan pendapatan peserta PK yang menerapkan dan yang tidak menerapkan hasil PK dalam dunia kerja, maka program PK relatif berhasil. Rata-rata besarnya sumbangan pendapatan peserta PK yang menerapkan lebih besar daripada yang tidak menerapkan.
-
Kata Kunci : Pendidikan ketrampilan,Pendapatan rumahtangga,Bantul,DIY