Distribusi spasial dan karakteristik produksi industri pengolahan hasil pertanian dan kehutanan dikota Pontianak
Nursihani, Drs. R. Rijanta, M.Sc.; Drs. Agus Sutanto, M.Sc.
2002 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHDewasa ini sektor industri mampu memberikan sumbangan yang cukup besar bagi peningkatan pendapatan daerah dan masyarakat. Industri hasil pertanian dan kehutanan (IHPK) merupakan industri yang paling besar baik dari jumlah unit usaha, penyerapan tenaga kerja, nilai produksi, dan nilai investasinya serta mampu berperan dalam pemanfaatan sumberdaya lokal, penyediaan lapangan dan kesempatan kerja, dan peningkatan pendapatan daerah dan masyarakat. Perkembangan industri ini tidak lepas dari beberapa faktor yang mempengaruhinya berupa faktor lokasi dan faktor produksi. Terkait dengan latar belakang di atas, penelitian dengan judul "Distribusi Spasial dan Karakteristik Produksi Industri Hasil Pertanian dan Kehutanan di Kota Pontianak" ini memiliki tujuan untuk (1). mengetahui distribusi spasial industri hasil pertanian dan kehutanan di daerah penelitian, (2). mengetahui faktor -faktor yang berpengaruh terhadap distribusi industri hasil pertanian dan kehutanan di daerah penelitian, dan (3). mengetahui karakteristik produksi industri hasil pertanian dan kehutanan yang ada di daerah penelitian serta faktor faktor yang mempengaruhinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis data sekunder yang diperoleh dari instansi terkait. Beberapa data yang diperoleh diolah dengan menggunakan teknik korelasi product moment dari Pearson melalui program SPSS 9.0. Data lainnya dianalisis dengan cara overlay peta yang berisikan data yang diperoleh dengan menggunakan program ArcView 3.1. Adapun pemilihan daerah penelitian dilakukan dengan metode purposive yang sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar industri hasil pertanian dan kehutanan merupakan industri rumah tangga dan industri kecil masing-masing sebesar 52,94% dan 38,75%. Dominasi industri rumah tangga dan industri kecil tersebut terkait dengan beberapa faktor yang mempengaruhinya antara lain faktor modal dan tenaga kerja. Terkait dengan jumlah industri, penyerapan tenaga kerja dan nilai produksinya, terdapat beberapa kelurahan yang berpotensi lebih besar dibanding kelurahan lainnya, antara lain yaitu Batu Layang, Siantan Hilir, Tanjung Hilir, Saigon, Parit Tokaya, Bangka Belitung, dan Sungai Jawi Luar. Industri hasil pertanian dan kehutanan (IHPK) kelompok industri kecil dan industri rumah tangga yang ada di daerah penelitian tersebar secara merata pada seluruh wilayah kelurahan / desa yang dipengaruhi oleh faktor lokasi dan fasilitas pelayanan sosial ekonomi.
Today industrial sector is able to contribute greatly to increase local and society income. Agricultur and forestry product industry are the biggest industry in number of unit businesses, employment, production value and investment value, and able to able to play a role in using local resource, offering job opportunity, and increase local and society income. Industrial development is influenced by some factors such as location and production factors. Related to the above background, this study titled "Spatial Distribution and Production Characteristic of Agricultur and Forestry Product Industry in Pontianak City" has an objective to identify: 1) spatial distribution of agricultur and forestry product industry in research area, 2) factors influence on agricultur and forestry product industry in research area, and 3) production characteristic of agricultur and forestry product industry in research area and the influencing factors. Methode used in this study was secondary data analysis method obtained from related institution. Some data was processed using Pearson's product moment correlation technic with SPSS 9.0 program. The other data was analysis using map content the data obtained using ArcView 3.1 program. Study area choosing was conducted with purposive method according to study objectives. The study result showed that most of the industry was home industry and small industry, that is, 52.94% and 38.75% respectively. The dominated home industries and small industries was related to some influencing factors such as capital and employment factors. According to amount of industry, workwr absorption and production value, there were some villages had bigger potential, namely, Batu Layang, Siantan Hilir, Tanjung Hilir, Saigon, Parit Tokaya, Bangka Belitung ang Sungai Jawi Luar. The distribution home industry and small industry of agricultur and forestry product industry in research area was distributed evenly in all of villages in which the distribution was influenced by location factors and social-economic service facility.
Kata Kunci : Distribusi spasial, Industri pengolahan hasi pertanian,Pontianak,Kalimantan Barat