Laporkan Masalah

Penerapan metode bilangan kurva di sub DAS Bengawan Solo

Muhamad Kamarudin, Drs. Darmakusuma Darmanto, Dip.H., M.S.; Drs. M. Pramono Hadi, M.Sc.

1995 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Kajian metode Bilangan Kurva (BK) untuk mengetahui pengalihragaman hujan menjadi aliran permukaan dilakukan di Sub DAS Bengawan Solo Hulu. Daerah penelitian mempunyai ka-rakteristik luas DAS 33,25 Km, topografi kasar (kimiringan lereng 3% - 30%), penggunaan lahan berturut-turut dari yang terluas yaitu tegalan, hutan, permukiman dan sawah, serta terdiri dari jenis-jenis tanah Litosol, Assosiasi Litosol Mediteran Coklat, Assosiasi Grumusol Hitam, dan Komplek Latosol Coklat Kemerahan. Penetapan nilai BK didasarkan atas komponen kelompok tanah, penggunaan lahan, perlakuan terha-dap lahan (usaha konservasi), dan klasifikasi Antecedent Moisture Condition (AMC). Sebagai dasar interpretasi pene-tapan BK, digunakan 44 satuan lahan yang terbagi menjadi 14 kelompok. Untuk menguji Nilai BK digunakan analisis statistik uji 't' yang membandingkan antara nilai BK prediksi dan ni-lai BK observasi. BK observasi dihitung berdasarkan peng-ukuran aliran langsung yang terjadi akibat suatu kejadian hujan dan digunakan sebagai nilai pembanding. Hasil analisis statistik uji 't' pada tingkat signifikansi 5% menunjukan ti dak ada perbedaan yang berarti antara BK prediksi terhadap BK observasi Sebaran nilai BK di daerah penelitian yang dikelom-pokkan menurut kondisi AMC adalah 38,786,8 untuk AMC I, 60 94 untuk AMC II dan 72,5 97,3 untuk AMC III. Batas atas nilai BK sebarannya pada unit lahan dengan karakteris-tik jenis tanah Assosiasi Litosol (kelompok tanah D), kemi-ringan lereng kelas IV (15% 30%), serta penggunaan lahan tegalan dengan kombinasi tanaman didominasi semak dan ketela pohon yang ditanam menurut kontur, sedangkan untuk batas bawah sebarannya pada unit lahan dengan karakteristik jenis tanah Litosol (kelompok tanah B), kemiringan lereng III (8% 15%), penggunaan lahan berupa hutan didominasi oleh tanaman pinus dan akasia yang ditanam secara teras kontur. Hasil analisis tabel serta proses perhitungan menun-jukkan bahwa karakteristik lahan yang meliputi kelompok ta-nah, penggunaan lahan, perlakuan terhadap lahan dan kondisi kelengasan sebelumnya, mempengaruhi besar kecilnya nilai BK. Namun, faktor yang paling nyata mempengaruhi nilai BK adalah kondisi kelengasan sebelumnya.

-

Kata Kunci : Daerah aliran sungai , Sungai Bengawan Solo,Metode bilangan kurva

  1. S1-1995-Muhamad_Kamarudin-abstract.PDF  
  2. S1-1995-Muhamad_Kamarudin-bibliography.PDF  
  3. S1-1995-Muhamad_Kamarudin-tableofcontent.PDF  
  4. S1-1995-Muhamad_Kamarudin-title.PDF